nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Tobelo Maluku Utara Waspada Gempa Susulan

Antara, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 07:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 08 340 2075887 warga-tobelo-maluku-utara-waspada-gempa-susulan-eGEKjP40iK.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

AMBON - Warga Tobelo, Ibu Kota Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara tetap mewaspadai kemungkinan terjadi gempa susulan, setelah BMKG mengumumkan gempa berkekuatan magnitudo 7,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 7,0 pada Minggu 7 Juli 2019.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,53 LU dan 126,18 BT atau tepatnya berlokasi di dasar laut pada kedalaman 49 kilometer pada jarak 133 kilometer arah barat Kota Ternate, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Salah satu tokoh masyarakat Tobelo, Jopi Soselissa, mengatakan, warga setempat tetap mewaspadai gempa susulan karena saat guncangan pada Minggu 7 Juli itu terasa di daerah setempat. "Warga khawatir sehingga tetap ihtiar sambil mengikuti perkembangan informasi dari BMKG," ujarnya seperti dikutip Antaranews, Senin (8/7/2019).

Baca Juga: BMKG Pantau Pergerakan Gunung Api Bawah Laut Pascagempa M7,0 

Ketua Yayasan Rumah Sakit Bethesda GMIH Tobelo itu, mengakui guncangan gempa memang terasa di Tobelo, sehingga masyarakat setempat bersiaga karena khawatir terjadi tsunami. BMKG sempat memberikan peringatan dini tsunami yang dinyatakan berakhir pada Senin, sekitar pukul 00.09 WIB.

"Khawatir memang karena gempa tergolong skala besar sehingga mewaspadai tsunami maupun kemungkinan terjadi kerusakan yang tidak diinginkan," katanya.

 Ilustrasi

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa bumi di Ternate, Malut, Minggu 7 Juli, dan meminta warga kembali ke tempat masing-masing.

"Sehubungan dengan peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir, maka warga di daerah yang mendapatkan peringatan dini tersebut dapat kembali ke tempat masing-masing," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin dini hari.

Baca Juga: Ada 19 Kali Gempa Susulan Pascagempa M7,0 Ternate 

Lokasi terdampak gempa Maluku Utara tersebut, wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Utara bagian selatan. Namun, Dwikorita meminta warga tetap waspada terhadap gempa bumi susulan dan tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi yaitu Instagram/Twitter @infoBMKG, website http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini