nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pohon Tumbang di Purwosari Solo saat CFD Lukai Bayi 1,5 Tahun

Agregasi Solopos, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 19:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 21 512 2081720 pohon-tumbang-di-purwosari-solo-saat-cfd-lukai-bayi-1-5-tahun-7g8xYOi61A.jpg (Foto: Solopos)

SOLO - Pohon berusia tua di Citywalk, Jalan Slamet Riyadi, kawasan Purwosari, Solo, tumbang saat kegiatan car free day (CFD), Minggu (21/7/2019).

Pohon tumbang itu mengenai bayi berusia 1,5 tahun berinisial KA, anak warga Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, hingga terluka dan harus dirawat di rumah sakit.

Pohon palem itu tumbang diduga karena sudah lapuk sehingga tidak kuat menahan angin. Berdasarkan pantauan Solopos.com di lokasi kejadian, pohon palem berdiameter sekitar 50 sentimeter langsung dibersihkan oleh petugas.

Namun, kabel yang tertimpa pohon itu masih melintang di citywalk Purwosari. Menurut informasi, tinggi pohon palem itu sekitar sepuluh meter.

Bayi yang terkena pohon tumbang itu langsung dibawa ke RS Kasih Ibu dan sedang dirawat intensif. Salah seorang saksi kejadian, Yanto Miharjo, warga Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, saat ditemui Solopos.com di lokasi, mengatakan kejadian sekitar pukul 08.30 WIB diawali dengan angin yang cukup kencang.

Seketika terdengar suara patahan dari pohon yang runtuh ke arah utara. Lalu, pohon menimpa bagian belakang tiang videotron kemudian jatuh ke tanah.

“Jatuhnya pelan-pelan menimpa warung, anak yang menjadi korban sudah berusaha dievakuasi tapi masih tertimpa tubuhnya,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Eko Noor Prajudy Ali, menduga pohon itu runtuh karena sudah lapuk. BPBD Kota Solo memerlukan waktu sekitar sejam untuk mengevakuasi pohon tersebut.

Ilustrasi.

Ia mengatakan segara berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengecek kondisi pohon di Kota Solo untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Orang tua korban, Rochmad Slamet Widodo, saat dihubungi Solopos.com, mengatakan anaknya sedang mendapat perawatan. Kondisinya berangsur-angsur stabil dan membaik.

Ia berharap Pemkot Solo segera merevitalisasi pohon-pohon tua agar kasus yang menimpa putranya tidak terjadi lagi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini