nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Tertimpa Pohon Tumbang saat CFD di Solo Meninggal Dunia

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 22 512 2081994 bayi-tertimpa-pohon-tumbang-saat-cfd-di-solo-meninggal-dunia-4U1hLiHhhR.jpg Lokasi bayi tertimpa pohon tumbang di Solo. (Foto: Solopos)

SOLO - Kaifan Azzam Nur Rido, bayi berusia 1,5 tahun yang tertimpa pohon palem di City Walk, Purwosari, Solo, meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo pada Senin (22/7/2019) Pukul 11.20 WIB.

Korban yang merupakan warga Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo terluka di kepala setelah tertimpa pohon palem di Citywalk Purwosari yang tumbang pada Minggu (21/7/2019) pagi. Bayi itu kemudian dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Kasih Ibu Solo.

Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, dr. Divan Fernandes, kepada Solopos.com, membenarkan informasi bahwa Kaifan Azzam Nur Rido meninggal di ruang PICU Pukul 11.20 WIB.

"Rumah sakit telah memberikan pertolongan semaksimal mungkin namun trauma yang dialami pasien cukup berat pasien tidak tertolong," ujarnya.

Sebelumnya, kakek korban, Kadarno (70), warga Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, saat dijumpai wartawan di RS Kasih Ibu, mengatakan tidak ada rencana untuk menuntut ke Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait musibah yang dialami cucunya.

Namun dia berharap Pemerintah Kota Solo dapat membantu keluarga korban.

Baca juga: Pohon Tumbang di Purwosari Solo saat CFD Lukai Bayi 1,5 Tahun

“Saat tertimpa pohon (Azzam) sempat nangis langsung dibawa ke RS. Kasih Ibu. Semula, cucu saya dan ibunya Retno Sri Lestari saat menyaksikan karnaval istirahat beli minuman, tiba-tiba pohon palem jatuh ke arah utara menimpa cucu saya dan ibunya yang mengenai tangannya tapi tidak apa-apa,” ujarnya.

Ilustrasi.

Ia menambahkan keseharian orang tua korban, Rochmad Slamet Widodo, merupakan pengemudi ojek online sedangkan ibu korban, Retno Sri Lestari, membantu berjualan di warung makan milik orang tuanya di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan.

Pada bagian lain, Manajer Pelayanan Medis RS Kasih Ibu, dr. Ardi Santoso, mengatakan biaya perawatan pasien ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini