Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muhammadiyah: Kami Merasa Kehilangan atas Wafatnya Mbah Moen

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 06 Agustus 2019 |10:41 WIB
Muhammadiyah: Kami Merasa Kehilangan atas Wafatnya Mbah Moen
KH Maimoen Zubair (Mbah Moen). (Foto: Ist/Twitter)
A
A
A

KH Maimoen Zubair merupakan ulama senior kelahiran Rembang, Jawa Tengah, pada 28 Oktober 1928.

Baca juga: Keluarga Minta Foto Wafatnya Mbah Moen Tidak Disebarkan di Mana pun 

Ia adalah seorang ulama dan politikus. Mbah Moen merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, dan menjabat sebagai ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

KH Maimoen Zubair. (Foto: Ist)

Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama tujuh tahun. Setelah berakhirnya masa tugas, ia mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama sekira delapan tahun.

Baca juga: Mbah Moen dalam Kenangan: Pernah Beri Sorban Hijau ke Jokowi 

Rupanya tenaga dan pikiran Mbah Moen masih dibutuhkan oleh negara sehingga diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jateng selama tiga periode.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement