2 Pemborong Jadi Tersangka Ambruknya SDN Gentong Pasuruan

Syaiful Islam, Okezone · Minggu 10 November 2019 01:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 10 519 2127894 2-pemborong-jadi-tersangka-ambruknya-sdn-gentong-pasuruan-Oan17iUKyD.jpg Atap SDN Gentong, Pasuruan, Jawa Timur ambruk (iNewsTV/Jaka Samudra)

SURABAYA - Polda Jawa Timur menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ambruknya atap bangunan SDN Gentong di Jalan Kiai Sepuh, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Kedua tersangka adalah pemborong gedung itu masing-masing berinisial S dan D.

Baca juga: SDN Gentong Ambruk, Jokowi Kritik Budaya Kebut Proyek Akhir Tahun

"Setelah memenuhi dua alat bukti cukup, D dan S ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini keduanya sudah ditahan di Polda Jatim," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Sabtu (9/11/2019).

 SDN Gentong

Kondisi SDN Gentong pasca-ambruknya atap (Okezone.com/Avirista)

Keduanya ditetapka sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. Tersangka D dan S berasal dari CV Andalus dan CV DHL Putra.

Baca juga: Bangunan SDN di Pasuruan Ambruk, 1 Guru dan 1 Siswa Meninggal Dunia

Luki mengatakan, penyidik masih mendalami dugaan adanya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan gedung SDN Gentong, jika ditemukan cukup bukti maka akan ditetapkan tersangka baru.

"Kami masih dalami dugaan pidana korupsinya," tandas Luki.

Tersangka D dan S dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian Yang Menyebabkan Hilangnya Nyawa Orang.

Sebagaimana diketahui, atap gedung SDN Gentong ambruk pada Selasa 5 November 2019, saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Akibatnya dua orang meninggal dunia yakni Irza Almira (8) siswa kelas II dan guru bernama Selvina Arsy Wijaya (19). 11 orang lainnya mengalami luka-luka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini