2 Tersangka Ambruknya Bangunan SDN Gentong Segera Disidang

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 07 Januari 2020 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 07 519 2150213 2-tersangka-ambruknya-bangunan-sdn-gentong-segera-disidang-q22e12lxWp.jpg Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Trunoyudo (Foto: Syaiful Islam)

SURABAYA - Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) telah melimpahkan dua tersangka kasus ambruknya bangunan SDN Gentong, Pasuruan Kota kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Keduanya akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Penyerahan dua tersangka beserta barang bukti karena berkasnya sudah mencapai tahap akhir alias P21. Kedua tersangka yang dilimpahkan yakni, DM dan SE.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo, menyatakan perkembangan penyidikan ambruknya SDN Gentong Pasuruan sudah mencapai tahap akhir (P21) dengan dua orang tersangka. Penyidik pun sudah memeriksa sejumlah saksi.

"Barang bukti yang berhasil disita di antaranya galvalum, batu bata, bahan plafon gipsum, pasir, genteng serta pilar cor bangunan sekolah," ujar Trunoyudo pada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Baca Juga: 10 Fakta Robohnya SDN Gentong Pasuruan, Bangunan Baru Direnovasi

Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan SDN Gentong, di Jalan Kiai Sepuh, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Jatim, ambruk pada Selasa 5 November 2019. Tragisnya, peristiwa itu terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

SDN Gentong roboh foto: Avirista

Dua orang meninggal, Irza Almira (8) siswa kelas 2, dan seorang guru bernama Selvina Arsy Wijaya (19). Kejadian ini juga menyebabkan belasan orang mengalami luka-luka.

Kasus ambruknya bangunan SDN Gentong ini diselidiki Ditreskrimum Polda Jatim. Hasilnya, penyidik menetapkan dua orang tersangka, yakni DM dan SE. Untuk tersangka DM sebagai pelaksana, sedangkan tersangka SE sebagai mandor dalam proyek pembangunan gedung.

Tersangka DM dan SE tidak mempunyai pendidikan formal bidang bangunan karena keduanya berpendidikan formal SMP dan SMA. Ambruknya gedung tersebut diakibatkan karena pembangunannya tidak sesuai dengan sepesifikasi yang telah ditentukan.

Baca Juga: Polisi Temukan 2 Tindak Pidana Soal Ambruknya Atap SDN Gentong

Di antaranya yaitu besi kolom yang seharusnya empat biji diisi hanya tiga biji. Tersangka dikenakan Pasal 359 atau 360 KUHP dengan ancaman penjara selama 5 tahun.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini