nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Identitas 5 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Blitar

Sabtu 07 Desember 2019 12:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 07 519 2139105 ini-identitas-5-korban-tewas-kecelakaan-bus-pariwisata-di-blitar-FW1Wr8WTMx.jpg ilustrasi (Shutterstock)

BLITAR – Lima orang tewas dalam kecelakaan bus pariwisata Fabian Anugerah Trans di Jembatan Kalilegi, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019). Korban meninggal adalah empat penumpang bus dan satu pengendara sepeda motor yang ditabrak bus.

Bus bernomor polisi AG 7555 UR yang mengangkut rombongan kepala Taman Kanak-Kanak (TK) se Kota Tulungagung itu terjun ke Sungai Kalilegi dalam perjalanan ke Pasuruan.

Semua korban baik yang luka maupun meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar.

"Semua korban tewas lima orang langsung ditempatkan ke kamar jenazah, "ujar Mustiko, Humas RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Melansir dari Sindonews, lima korban meninggal dunia terdiri dari dua laki laki dan tiga perempuan.Ilustrasi

Mereka adalah Siti Fatimah (50), Anita (46), Naqsabandi (58), dan Kasiatin. Keempatnya warga Tulungagung itu merupakan penumpang bus pariwisata Fabian Anugerah Trans.

Baca juga: Bus Rombongan Kepala TK Terjun ke Sungai di Blitar, 5 Orang Tewas

Sedangkan satu lagi adalah Ridwan (75), pengendara morot yang merupakan warga, Sembung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

"Karena langsung masuk kamar jenazah, saya belum tahu luka yang diderita para korban meninggal dunia, " ujar Mustiko.

Sementara korban luka-luka masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jumlah korban seluruhnya baik yang luka luka maupun meninggal dunia 56 orang.

Dari korban selamat itu salah satunya sopir bus yang informasinya bernama Huda warga, Jugo, Kesamben Kabupaten Blitar. Meski selamat Huda masih dalam keadaan syok.

Menurut Mustiko observasi terhadap luka yang diderita korban selamat masih berlangsung. Petugas medis belum bisa memastikan apakah sebagian besar mengalami luka ringan atau ada yang patah tulang.

"Kabarnya ada juga yang patah tulang. Tapi ini masih dilakukan observasi, " kata Mustiko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini