Sementara Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Eko Prajudhy Noor Aly mengatakan, meski hujan deras dan lama mengguyur Solo dalam beberapa terakhir, aliran sungai masih aman.
Dia menjelaskan, saat ini BPBD terus mengawasi lokasi-lokasi rawan bencana. Ada 26 kelurahan di seluruh kecamatan Kota Solo yang rawan bencana banjir.
"Pembangunan parapet semoga berdampak positif bagi Kota Solo. Tetapi harus selalu waspada terhadap bencana. Saat ini sudah embrio Desa Tanggap Bencana (Destana) di 14 kelurahan agar masyarakat siap menghadapi bencana," jelasnya.
Ia menambahkan, kini juga telah ada instruksi dari pemerintah pusat untuk merintis Keluarga Tanggap Bencana (Katana).
Tujuan dari program Katana, jelas dia, hampir sama dengan Destana namun dalam lingkup kecil setiap keluarga. Sosialisasi dan pelatihan kebencanaan program itu sudah dimulai sejak awal tahun ini.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.