Ungkit Teori "Birther", Trump Sebut Kamala Harris Tak Penuhi Syarat Jadi Cawapres

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 18 2262179 ungkit-teori-birther-trump-sebut-kamala-harris-tak-penuhi-syarat-jadi-cawapres-abBhKwOZg7.jpg Kamala Harris. (Foto: Getty Images)

Isu kelayakan Harris dibantah oleh Dekan Sekolah Hukum Berkeley, Erwin Chemerinsky, yang menulis dalam email bahwa "Berdasarkan bagian 1 dari Amandemen ke-14, siapa pun yang lahir di Amerika Serikat adalah warga negara Amerika Serikat.

"Mahkamah Agung telah menegakkan ini sejak tahun 1890-an. Kamala Harris lahir di Amerika Serikat," tulisnya sebagaimana dikutip BBC.

Sebelumnya pada 2011, Trump mulai mengemukakan teori “birther” yang menuding bahwa Presiden Barack Obama mungkin lahir di Kenya. Bahkan ketika Obama menunjukkan salinan akta kelahirannya pada April tahun itu yang menunjukkan bahwa dia lahir di Hawaii, Trump terus mengklaim itu sebagai "palsu".

Namun, saat ditanya mengenai masalah itu pada konferensi pers September 2016, Trump, yang saat itu adalah kandidat presiden dari Partai Republik, mengatakan bahwa sudah tidak ada keraguan atas kelayakan Obama.

“Saya menyelesaikannya. Presiden Obama lahir di Amerika Serikat. Titik."

Trump juga berargumen pada 2016 bahwa saingannya dari Partai Republik, Ted Cruz, tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai presiden karena ia lahir di Kanada dari seorang ibu warga negara AS dan ayah kelahiran Kuba.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini