Mobil Pemburu Babi Tabrak Tebing, 3 Orang Tewas dan Belasan Terluka

Asep Juhariyono, iNews · Minggu 16 Agustus 2020 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 16 525 2263176 mobil-pemburu-babi-tabrak-tebing-3-orang-tewas-dan-belasan-terluka-xhL9KbqTBC.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

TASIKMALAYA - Tiga orang tewas dan 15 mengalami luka luka saat sebuah mobil bak yang membawa rombongan warga dan anjing pemburu babi hutan mengalami rem blong, dan menabrak tebing. Kecelakaan tunggal itu terjadi di Kampung Talang, Desa Deudeul, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu 15 Agustus malam sekira pukul 19.00 WIB.

Korban meninggal sudah dimakamkan Minggu (16/8/2020) pagi, sementara empat orang masih menjalani perawatan di RSUD Singaparna Medika Citrautama, dan korban luka lainnya menjalani rawat jalan.

Lokasi kecelakaan di tikungan jalan yang jalannya merupakan turunan tajam. Kendaraan jenis l300 dengan nomor polisi Z 8766 HZ yang dikendarai oleh Beni (40) membawa 18 orang penumpang yang akan pulang setelah melakukan perburuan babi hutan di wilayah Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:  Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang

Para penumpang menaiki di bagian atas kandang anjing yang terbuat dari besi yang dibawa oleh mobil bak, dan diperkirakan kondisi kendaraan melebihi batas maksimal muatan melaju dari arah Taraju menuju Singaparna.

Namun, di lokasi kejadian di jalan yang menurun di Kampung Talang, Desa Deudeul, tiba tiba mobil mengalami kerusakan pada bagian remnya, sehingga beberapa orang berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dari mobil.

Sementara sopir akhirnya membanting setir ke kiri karena di bagian kanan merupakan jurang, sehingga mobil akhirnya menabrak tebing.

Akibatnya tiga orang meninggal dunia, satu di lokasi kejadian dan dua orang meninggal di puskesmas saat akan mendapatkan perawatan medis. Korban meninggal dunia adalah

Engkus Kusnadi (55), Asep Buldog (45) dan Endi (45). Semuanya warga Kampung Leuwisari, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:  Pegawai Puskesmas Tewas Terpanggang Bersama Motornya

Belasan korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke Puskesmas Puspahiang dan Taraju, yang kemudian dirujuk ke RSUD Singaparna Medika Citrautama untuk menjalani perawatan intensif, sementara tiga korban yang meninggal dibawa ke rumah duka.

Menurut salah seorang saksi mata, Enjum (54) yang rumahnya hanya beberapa meter dari lokasi kejadian, saat itu dirinya sedang main game cacing di teras rumah tiba-tiba terdengar suara benturan keras mobil menabrak tebing hingga tanah ada yang terbang hingga depan rumahnya. Saat dilihat mobil yang kecelakaan dan banyak korban yang berjatuhan dari mobil dan terbaring di tanah, dan dirinya bersama warga langsung berusaha menyelamatkan para korban.

Selain korban yang mengalami luka-luka, ada juga korban yang meninggal akibat terjatuh dari atas mobil.

Sementara menurut Kanit Laka Polres Tasikmalaya Ipda Solihin, akibat kecelakaan tunggal ini tiga orang meninggal dunia, dan 13 orang mengalami luka berat, sisanya mengalami luka ringan termasuk sang sopir.

Tiga korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari rumahnya, sementara korban luka berat masih menjalani perawatan di RSUD Medika Citrautama dan korban yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Dugaan awal kecelakaan tunggal ini diduga akibat rem blong, dan kondisi ban mobil yang gundul serta akibat kelebihan muatan.

Kendaraan jenis mobil bak yang mengalami laka tunggal ini kini sudah diamankan di unit laka lantas Mapolres Tasikmalaya, dan polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi, serta kasus ini kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini