Ledakan Tabung Nitrogen Rusak Puluhan Rumah, Perusahaan Sebut Lagi Sial

Ade Putra, Okezone · Senin 05 Oktober 2020 21:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 340 2288885 ledakan-tabung-nitrogen-rusak-puluhan-rumah-perusahaan-sebut-lagi-sial-NAiYWZI9JM.jpg Tabung Nitrogen yang meledak di Pontianak (Foto: Okezone/Ade Putra)

PONTIANAK - Meledaknya tabung storage nitrogen liquid milik PT Bajasarana Sejahtera (BJS) di Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, meledak pada Senin 5 Oktober 2020, pukul 03.00 Wib, masih misterius.

Belum ada satu pun yang dapat memastikan penyebabnya tabung ini meledak. Polisi pun masih melakukan penyelidikan terkait dugaan yang ada. Sementara itu, pihak perusahaan mengklaim bahwa tabung itu tidak berisi.

"Di sini ada dua storage. Nitrogen dan oksigen. Yang meledak storage nitrogen liquid. Kondisinya kosong. Karena storage nitrogen ini jarang beroperasi," jelas Akian, seorang pelaksana harian di PT BJS, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin sore.

Menurutnya, jarang ada tabung storage nitrogen yang bisa meledak dalam keadaan kosong. "Kalau tabung meledak kayak gini tidak pernah terjadi. Ini pas lagi sue (sial, red) sajalah. Tiba-tiba tabung meledak sendiri, ini tidak pernah ada," jelasnya.

Akibat ledakan dahsyat ini, sekitar 40 rumah di sekitar lokasi yang terdampak. Pihak perusahaan pun berjanji akan bertanggung jawab. "Sudah diurus semuanya. Mana yang berdampak, kita ganti. Kita juga sudah semprot lokasi-lokasi yang terkena debu akibat ledakan ini," terangnya.

Syarif Nazar, satu di antata warga yang rumahnya terdampak menjelaskan, ledakan terjadi tepat pukul 03.00. Kala itu dia masih baring-baring di kamarnya dan terkejut ketika ada ledakan.

Baca Juga: Puluhan Rumah Rusak & Satpam Terguling-guling, Polisi Selidiki Ledakan Tabung Nitrogen di Pontianak

"Besar sekali suaranya. Dinding retak, kaca retak dan rumah kami turun. Luat biasa," jelasnya kepada Okezone.

Ia mengatakan, pihak perusahaan berjanji akan mengganti semua kerugian. "Janjinya mau ganti. Makanya kami tadi diminta datanya," tutur warga RT 01, RW 16, Kelurahan Batu Layang.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin meninjau langsung lokasi ledakan ini. Ua menyebutkan, satu orang terluka akibat ledakan tabung ini. Untuk jumlah bangunan yang terdampak, diperkirakan mencapai sekitar 40 unit.

"Ini masih kita data, ada berapa warga terdampak. Saat ini tim identifikasi masih mendalami penyebab ledakan. Kita akan libatkan laboraturium forensik untuk mendalami," jelas Komarudin saat ditemui di lokasi kejadian, Senin siang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini