Aksi Edan Pilot Rusia Terbangkan Jet Siluman Tanpa Penutup Kokpit Jadi Viral

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 12 Oktober 2020 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 18 2292414 aksi-edan-pilot-rusia-terbangkan-jet-siluman-tanpa-penutup-kokpit-jadi-viral-O4q6qIkq9g.jpg Foto: YouTube.

SEBUAH rekaman video yang menunjukkan pilot Rusia menerbangkan jet tempur canggih Su-57 tanpa atap di kokpitnya telah beredar di media sosial dan membuat warganet terheran-heran. 

Dalam rekaman berdurasi tiga detik yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia itu, sang pilot tampak berada di kokpit jet tempur yang dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 2.000 kilometer per jam itu. Namun, bagian atas kokpit jet tempur siluman terbaru Rusia tersebut jelas-jelas hilang.

BACA JUGA: Terungkap! Inilah Nama Jet tempur Generasi Kelima Rusia

Kanopi plexiglass yang menutupi bagian atas dan samping kokpit sangat penting untuk mencegah pilot mengalami kedinginan sampai mati.

Bagian itu diyakini telah dibuang sebagai bagian dari uji prosedur darurat jika pesawat mengalami masalah sebelum melontarkan pilot keluar kokpit.

Para pengamat mengatakan pilot itu mengenakan setelan khusus sebagai perlindungan terhadap hawa dingin yang mengejutkan di ketinggian yang ekstrem, demikian diwartakan The Sun. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia tidak memberikan rincian ketinggian, kecepatan atau tujuan penerbangan tersebut.

Video: YouTube/Минобороны России

Jet tempur Su-57 ini dirancang untuk membawa rudal berkemampuan nuklir hipersonik Kinzhal canggih yang beroperasi dengan kecepatan sepuluh kali kecepatan suara.

Penerbangan 'tanpa atap' itu dilaporkan berlangsung di atas Chkalov Test Center di Akhtubinsk, wilayah Astrakhan.

BACA JUGA: Dipencundangi Jet Tempur Rusia Su-27, F-35 AS Diolok-olok

Su-57, yang dikenal NATO sebagai Felon, juga terlihat membawa varian baru yang "dimodernisasi" dari rudal udara-ke-udara jarak menengah R-77-1 Rusia, kata pengamat. Rusia mengklaim jet tempur canggih itu juga dapat memilih target bahkan dengan gangguan pengacak (jamming) dari musuh.

Ini adalah pertama kalinya rudal - juga dikenal dengan sebutan Article 180 - terlihat di video seumber terbuka.

Pada Desember 2019, sebuah Su-57 berputar dari ketinggian 8 km di udara dan jatuh di dekat Komsomolsk dekat Amur, Rusia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini