Gempa di Pulau Enggano, terang Sabar, merupakan gempa dengan kedalaman dangkal, akibat aktivitas zona subduksi. Di mana hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Hingga saat ini, kata Sabar, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa M=5,0 yang berpusat di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
''Masyarakat Bengkulu diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,'' pungkasnya.
(Awaludin)