Ketika Prajurit TNI Perbaiki Mushola di Desa yang Dihuni Buaya Muara

Tim Okezone, Okezone · Rabu 21 Oktober 2020 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 340 2297417 ketika-prajurit-tni-perbaiki-mushola-di-desa-yang-dihuni-buaya-muara-hJATpA28vg.jpg Foto: Dok TTMD

KALTENG - Warga Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), kini bisa beribadah kembali, setelah Mushola Al Hidayah, yang biasa digunakan untuk sholat dan kegiatan keagamaan, selesai diperbaiki oleh Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1015/Spt.

Perbaikan mushola tersebut membuat warga bersemangat kembali menjalankan ibadah.

“Alhamdulillah Mushola Al Hidayah sekarang menjadi semakin bagus, Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan Tim Satgas atas kerja kerasnya, ini membuat kami dan warga jadi tambah semangat untuk beribadah” kata Jali, warga Desa Bapinang Hilir.

Renovasi Mushola Al Hidayat, diketahui merupakan bagian dari program pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-109, yang bertujuan dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan terutama desa tertinggal.

 TTMD

Pengerjaan renovasi Mushola melibatkan warga Desa Bapinang Hilir, agar pembangunan bisa selesai sesuai target waktu yang ditentukan.

"TNI itu ada untuk masyarakat. Sebisa mungkin, di sini kami hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mereka (warga). menerima keluhan masyarakat, dan memberikan rasa aman," kata Dandim 1015/Spt, Letnan Kolonel Akhmad Safari.

Lokasi TMMD sulit dijangkau. Anggota TNI harus terjun ke air saat pendistribusian bahan bangunan.

"Kalau pekerjaan itu dilakukan bersama - sama, apalagi dengan masyarakat semuanya sedikit terasa ringan. Terkadang kami sambil bercanda untuk melepas penat saat melakukan pekerjaan," kata Serda Abdul Aziz, anggota Satgas TMMD.

Program TMMD ke 109 diselenggarakan untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, dan untuk meningkatkan kemandirian dan mensejahterakan masyarakat. Sasaran program TMMD adalah perbaikan sarana infrastruktur di wilayah terpencil, agar bisa mendorong, meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Sudah menjadi tugas kami mewujudkan apa yang mereka inginkan khususnya untuk kemajuan desa. Saat ini prajurit di lapangan sedang bekerja keras untuk mewujudkan itu semua, salah satunya membangun infrastruktur," kata Letnan Kolonel CZI Akhmad Safari.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menggelar kegiatan sosial berupa penyuluhan kesehatan khususnya Covid-19, pengobatan gratis, penyuluhan terkait dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan pembekalan materi wawasan kebangsaan, untuk mempeluas pengetahuan warga yang tinggal di wilayah terisolir. Kegiatan TMMD Reguler ke-109 berlangsung sejak tanggal 22 September 2020 dan berakhir hari ini.

Menurut Letkol CZI Akhmad Safari, dipilihnya Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, sebagai lokasi TMMD karena berada di daerah terisolasi. Pembangunan di Desa Bapinang Hilir sulit terwujud, karena keterbatasan material, karena distribusi ke lokasi, yang harus melewati sungai Mentaya.

Perairan Sungai Mentaya dikenal sebagai habitat buaya muara. Meski sudah banyak warga yang diserang buaya muara, namun tidak sampai mengganggu pelaksanaan kegiatan TMMD.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini