Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Pemadam Kebakaran Asal Indonesia di AS, Kerja 18 Jam Selamatkan Nyawa

Agregasi VOA , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2020 |14:29 WIB
Kisah Pemadam Kebakaran Asal Indonesia di AS, Kerja 18 Jam Selamatkan Nyawa
Pemadam kebakaran asal Indonesia di Los Angeles, Muhammad Yulfiano Gerwynaldo. (Foto: courtesy)
A
A
A

Jika memiliki sertifikat sebagai paramedis, yaitu petugas kesehatan yang memiliki keahlian dalam memberikan bantuan darurat kepada pasien yang kritis, seorang pemadam kebakaran memiliki peluang yang lebih tinggi dalam mencari pekerjaan. 

Ano sendiri pada waktu itu menuntut pendidikan dan pelatihan fisik, antara lain mendaki gunung, selama tiga bulan, di Rio Hondo Fire Academy, California. Walau pemadam kebakaran hutan tidak perlu memiliki sertifikat EMT atau paramedis, namun keahlian tersebut dapat berguna, mengingat lokasi kebakaran yang berada di atas gunung dan tidak ada rumah sakit.

Setelah melalui pendidikan dan berjuang mengikuti pelatihan yang intens, Ano pun resmi menjadi pemadam kebakaran khusus hutan sejak Juni 2020 lalu.

“Selama saya kenal Ano, kurang lebih 6 tahun belakangan ini, dia selalu ingin jadi pemadam kebakaran. Saya sangat senang melihat dia bekerja keras dan membuat impiannya menjadi kenyataan,” papar Amanda Chittara, salah seorang teman Ano di Los Angeles.

Digaji Hingga Rp878 Juta

Penghasilan untuk setiap pemadam kebakaran, baik untuk gedung maupun hutan, di Amerika Serikat pun berbeda, namun berkisar antara 40-60 ribu dolar per tahun atau setara dengan 585-878 juta rupiah per tahun. Semua tergantung dengan pangkat dan pengalaman masing-masing pemadam kebakaran.

“Tapi kalau kita (pemadam kebakaran hutan.red), dibayarnya lebih per-jam-an. Jadi kalau yang kerja di hutan, kita lebih rely on overtime, extra hours,” jelas lulusan Pasadena City College, di California, jurusan Fire Technology ini.

“(Kisarannya) dari 20 sampai 50 (dolar) per jam (292-732 ribu rupiah per jam.red),” tambahnya.

Sistem kerjanya pun berbeda. Sebagai pemadam kebakaran gedung, mereka terikat dengan jadwal kerja yang penuh waktu. Sedangkan sebagian besar pemadam kebakaran hutan, hanya bekerja sesuai panggilan di saat musim kebakaran, khususnya di musim panas, atau sekitar bulan Mei hingga Desember. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bagi Ano, untuk mendaftar sebagai pemadam kebakaran hutan yang bekerja penuh waktu di kemudian hari.

Kerja “Intens” 12-24 Jam 

Jadwal kerja pemadam kebakaran hutan dan gedung pun juga sangat berbeda. Untuk yang khusus menangani gedung, biasanya mereka bekerja selama tiga hari, lalu mendapat libur selama dua hari, dan seterusnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement