Ambil Sikap Berbeda, Presiden Meksiko Belum Mau Ucapkan Selamat ke Joe Biden

Djanti Virantika, Okezone · Minggu 08 November 2020 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 18 2306200 ambil-sikap-berbeda-presiden-meksiko-belum-mau-ucapkan-selamat-ke-joe-biden-cdlxrzl5nH.jpg Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. (Foto: Reuters)

MEXICO CITY – Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, memilih sikap yang berbeda dari pemimpin-pemimpin negara lainnya dalam menyambut kemenangan Joe Biden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2020. Obrador tak memilih menyampaikan selamat kepada Biden.

Presiden Meksiko mengatakan bahwa dia tidak akan memberi selamat kepada pemenang Pilpres AS sampai semua masalah hukum tuntas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk menghindari perselisihan dengan pemerintah AS selama masa transisi.

BACA JUGA: Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia terhadap Presiden Terpilih AS Joe Biden

Sebagaimana diketahui, kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, diberitakan telah memenangkan Pilpres AS pada Sabtu 7 November 2020. Pemberitaan ini muncul setelah kemenangan Biden di negara bagian Pennsylvania.

Sebanyak 20 suara elektoral tambahan yang didapatkannya di negara bagian tersebut membuat Biden sudah melampaui ambang suara minimal untuk menang, yakni 270 suara. Ia bahkan total tercatat sudah meraih 290 suara, sementara kandidat lainnya, yakni Donald Trump, hanya mengantongi 214 suara.

Ucapan selamat pun langsung berbondong-bondong disampaikan pemimpin-pemimpin negara kepada Biden. Tetapi, Meksiko memilih langkah yang berbeda karena mengingat mereka adalah mitra dagang utama Amerika Serikat.

BACA JUGA: Ucapkan Selamat ke Joe Biden, Jokowi Singgung Kerja Sama RI dengan AS

Hubungan bilateral Meksiko dengan AS juga dipandang sebagai yang paling penting. Karena itu, Obrador enggan gegabah dengan langsung menyampaikan selamat di saat masalah hukum belum diselesaikan.

Trump memang dikabarkan telah mengajukan serangkaian tuntutan hukum untuk menantang kemenangan Biden. Tetapi, pejabat pemilihan di negara bagian di seluruh negeri mengatakan tidak ada bukti penipuan yang signifikan dan para ahli hukum mengatakan upaya Trump tidak mungkin berhasil.

“Berkenaan dengan pemilihan AS, kami akan menunggu sampai semua masalah hukum diselesaikan. Saya tidak bisa memberi selamat kepada satu kandidat atau yang lainnya. Saya ingin menunggu sampai proses pemilihan selesai,” ujar Obrador, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (8/11/2020).

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini