WASHINGTON, DC - Seorang petugas Kepolisian Capitol, Amerika Serikat (AS) meninggal dunia karena luka-luka yang dialaminya saat para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung Kongres tersebut. Kematian Brian Sicknick menambah jumlah korban tewas dalam kerusuhan itu menjadi lima orang.
Penyerbuan ke gedung Capitol AS pada Rabu (6/1/2021) merupakan serangan yang mencengangkan terhadap demokrasi Amerika ketika anggota parlemen berada di gedung yang menyatakan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.
BACA JUGA: Kerusuhan Gedung Capitol Mirip Mei 1998 di Indonesia
"Petugas Sicknick menanggapi kerusuhan... dan terluka saat terlibat secara fisik dengan pengunjuk rasa," kata polisi dalam pernyataan larut malam sebagaimana dilansir Reuters.
Dia meninggal pada Kamis (7/1/2021) setelah dibawa ke rumah sakit setelah pingsan setelah kembali ke kantor divisinya, tambah mereka.
Kematian Sicknick, yang bergabung dengan kepolisian Capitol AS pada 2008, akan diselidiki oleh petugas bagian pembunuhan kepolisian metropolitan DC bersama dengan pasukan Capitol dan mitra federal.
BACA JUGA: 4 Tewas, Puluhan Ditangkap Setelah Massa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol
Trump, yang awalnya memuji para pendukungnya, berbalik mengutuk kekerasan yang terjadi. Dia mengatakan penyerbuan gedung Capitol telah mencemari demokrasi Amerika dan harus dimintai pertanggungjawaban.
Seorang demonstran wanita ditembak mati oleh pihak berwenang, dan tiga orang meninggal karena keadaan darurat medis selama kerusuhan yang terjadi.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.