Sebelum Duel Maut, 2 Pria di Bali Sempat Tarik-tarikan Uang Rp100 Ribu

INews.id, · Selasa 09 Februari 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 244 2359321 sebelum-duel-maut-2-pria-di-bali-sempat-tarik-tarikan-uang-rp100-ribu-IZoTuJtyvd.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BULELENG – Polsek Banjar, Buleleng terus mendalami penyebab duel maut di Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali yang juga rumah korban tewas Kadek Sutarjana (48). Dari keterangan saksi diduga cekcok akibat saling tarik uang Rp100.000.

“Informasi ini kami dapatkan dari keterangan istri korban, bahwa antara pelaku dan korban sempat tarik-tarikan uang Rp100.000. Hanya saja saksi ini enggak tahu, untuk apa uang itu,” kata Kapolsek Banjar, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Pria di Bali Adu Jotos dengan Teman Pesta Miras hingga Tewas

Menurut kapolsek, saat ini belum bisa dimintai keterangan sebagai saksi, karena masih mempersiapkan sarana upacara adat untuk prosesi pemakaman suaminya.

“Untuk istri korban, kami tentu memahami kondisi yang bersangkutan. Mungkin setelah yang bersangkutan mulai tenang, akan dipanggil ulang sebagai saksi,” katanya.

Sementara hasil interogasi sementara dengan istri korban, dia mengaku tidak mengenal pelaku termasuk hubungan dengan suaminya. “Menurut istri korban, dia baru pertama kali melihat pelaku datang ke rumahnya,” ujar kapolsek.

Saat peristiwa adu jotos antara korban dan pelaku terjadi, saksi ini pergi minta bantuan warga untuk melerai. “Nah, pas saksi ini kembali ternyata suaminya sudah meninggal dan tergeletak di halaman rumah,” katanya.

Baca Juga: Ini Motif Pembunuhan Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Anal

Terkait jeratan pasal untuk tersangka, akan ditentukan dalam gelar perkara. Sementara untuk mempercepat penyidikan kasus ini, penyidik telah berkoordinasi dengan Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar, untuk meneliti sejumlah barang bukti, mengambil hasil visum korban di RSUD Buleleng, melakukan tes rapid antigen pada tersangka dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Uniknya, saat ditangkap tersangka Lempog ini mengenakan dua kaos dan jaket, serta enam rangkap celana pendek dan satu celana panjang yang dipakai saat kejadian.

Terkait hal ini, polisi juga akan mendalaminya. “Iya, memang saat ditangkap sempat ada kejadian lucu karena tersangka ini memakai celana pendek yang di dalamnya ada celana lagi sampai rangkap 6. Nanti saya tanyakan apa tujuannya dia pakai celana sebanyak itu,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini