Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Oleh-Oleh" Gus Dur dan Megawati Terkait Perayaan Imlek

Abdul Rochim , Jurnalis-Jum'at, 12 Februari 2021 |13:45 WIB
Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri (Foto : Okezone.com)
A
A
A

Baca Juga : Tahun Baru Imlek, Mahfud MD: Tiongkok Bangun Tradisi Syukuran Saling Memberi Lintas Kelompok

Pembagian masyarakat di Indonesia secara rasialis tersebut menunjukkan kenyataan tentang sebuah zaman di mana manusia dipandang berdasarkan rasnya. Melihat kenyataan ini, Ikrar Pemuda 1928 menjadi tonggak historis penting wujud menguatnya kesadaran Keindonesiaan sebagai anti-tesis dari kesadaran pra-Indonesia yang masih terbelenggu cara dan tindakan yang diskriminatif dan rasialistis.

"Dengan demikian, politik identitas yang kerapkali dimainkan hingga hari ini merupakan wujud kesadaran pra-keindonesiaan yang sarat bernuansa kolonial dan tak sesuai dengan jiwa kemerdekaan," pungkas Bonnie.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement