Sadis! Geng Narkoba Meksiko Pajang Potongan Tubuh Musuh di Kap Mobil

Anton Suhartono, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 18 2363082 sadis-geng-narkoba-meksiko-pajang-potongan-tubuh-musuh-di-kap-mobil-JHdpuW9TCH.jpg Lima mayat anggota kartel narkoba Meksiko ditemukan, termasuk tiga kepala yang dopasang di kap mobil. (Foto: The Sun)

PERANG antara geng narkoba di Meksiko sangat brutal. Mereka tak segan membunuh musuh dengan cara sadis, bahkan memajang potongan tubuh mereka di kendaraan.

Pada Sabtu (13/2/2021), polisi menemukan tiga kepala yang dipasang di kap mesin mobil setelah terjadi baku tembak antargeng narkoba. Lima orang dilaporkan tewas dalam insiden melibatkan anggota Gente Nueva, bagian dari kartel Sinaloa El Chapo itu.

Polisi menemukan lima mayat di beberapa kendaraan yang penuh lubang peluru di jalan perdesaan dekat Coronado, Negara Bagian Chihuahua.

BACA JUGA: Tumpukan Mayat Korban Geng Narkoba Ditemukan dalam 2 Van di Meksiko

Selain memenggal musuhnya, mereka juga menunjukkan beberapa anggota tubuh korban di jalanan sebagai peringatan.

Kantor Kejaksaan Agung Negara Bagian Chihuahua menyatakan, kelompok Gente Nueva memegang kendali perdagangan narkoba di wilayah tersebut, namun berusaha direbut kartel Juarez.

Pertumpahan darah ini terjadi setelah hampir 250 orang dibantai dalam sebulan melibatkan kelompok yang dikelola putra gembong narkoba El Chapo dengan Generasi Baru Jalisco. El Chapo kini mendekam dalam penjara Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA: Geng Bersenjata Meksiko Serang Pusat Rehabilitasi Narkoba, Tewaskan Sedikitnya 24 Orang

Surat kabar Meksiko Zeta Tijuana melaporkan, 246 pembunuhan tercatat di wilayah Baja, California pada 28 hari pertama Januari 2021.

Kekerasan kartel telah melanda Meksiko sejak 2006, hingga saat ini menewaskan lebih dari 300.000 orang. Bulan lalu, 19 mayat yang penuh peluru dan hangus terbakar ditemukan dekat perbatasan AS-Meksiko. Beberapa pekan sebelumnya, sekelompok orang bersenjata membantai sedikitnya sembilan orang setelah seorang pria yang dibunuh sehari sebelumnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini