Rampas HP dan Motor Korban, 2 Polisi Gadungan Ditangkap

Agus Warsudi, Koran SI · Senin 15 Maret 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 525 2378129 rampas-hp-dan-motor-korban-2-polisi-gadungan-ditangkap-a7UMTIWpsu.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

BANDUNG - Jajaran Polrestabes Bandung menangkap dua polisi gadungan yang melakukan penipuan terhadap korban. Kedua polisi gadungan itu sudah 10 kali melakukan aksinya dengan mengaku sebagai anggota Prabu Tactical Team Polrestabes Bandung.

Kedua pelaku adalah Sony Aristianto (41) dan Windi Saputra (31).

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, menjelaskan modus kedua pelaku yakni mencari korban dengan berpura-pura mencari pelaku kejahatan, seperti tersangka kasus penganiayaan, pembunuhan, pemerkosaan, dan pencurian kendaraan bermotor. Setelah menemukan targetnya, keduanya menggertak korban dengan tudingan telah melakukan tindak kriminal.

Korban lalu dibawa ke suatu tempat dengan alasan akan dibawa ke pos polisi terdekat. Namun, korban dibawa ke tempat sepi.

"Pelaku lantas merampas motor dan barang berharga korban, seperti HP (handphone) dan uang," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (15/3/2021).

Barang hasil rampasan, ujar AKBP Adanan, sebagian besar dijual ke pasar loak. Tersangka Sony Aristianto dan Windi Saputra, sehari-hari berjualan barang bekas di wilayah Tegalega, Kota Bandung.

"Korban kedua pelaku sebagian besar merupakan anak di bawah umur dan beberapa pemuda. Satu dari dua pelaku merupakan residivis," ujar AKBP Adanan.

Kasatreskrim menuturkan, personel Satreskrim Polrestabes dan Polsek Sumur Bandung menangkap kedua pelaku pada Sabtu (13/5/2021). Saat itu, seorang remaja melaporkan telah menjadi korban kedua pelaku.

Baca Juga : Polisi Gadungan Nekat Bawa Kabur Motor Warga dengan Modus Pura-pura Beli

"Kendaraan korban dibawa oleh dua orang yang mengaku polisi. Setelah diselidiki, kami menemukan titik terang dari rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian," tutur Kasatreskrim.

Dari petunjuk itu, kata AKBP Adanan, penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku, Windi dan Sony. "Kami lakukan pengejaran dan penangkapan di kawasan Tegalega. Satu dari dua pelaku kami beri tindakan tegas dan terukur karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap," ucap AKBP Adanan.

Saat ini, ujar Kasatreskrim, penyidik masih mengejar satu pelaku lain yang buron. Pelaku ini merupakan satu komplotan dengan Sony dan Windi.

"Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ancaman hukumannya di atas lima tahun," kata Kasatreskrim.

Baca Juga : Viral Aksi Polisi Gadungan Terbongkar saat Tilang Anggota TNI

Sementara itu, pelaku Windi Saputra mengaku, mencari korban remaja sehingga mudah digertak. "Kami nyari korban yang masih remaja. Terus kami bawa dengan alasan mau diperiksa. Setelah itu kami pinjam motor dan HP-nya. Lalu korban kami tinggalkan," ucap Windi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini