Lokasi Longsor di Kabupaten Malang Bukan Akibat Gempa

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 22 April 2021 01:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 519 2398732 lokasi-longsor-di-kabupaten-malang-bukan-akibat-gempa-t4RXNMktdk.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

MALANG - Setelah diguncang gempa sepekan lalu, kali ini longsor menerjang Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Akibat kejadian ini dilaporkan satu orang masih terjebak material longsor berupa tanah dan bebatuan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tanah longsor itu terjadi pada Rabu 21 April pukul 10.30 WIB. Di mana satu warga dilaporkan masih tertimbun material longsor yang berada di kaki Gunung Semeru.

Sekretaris BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setiono menyatakan, korban longsor bernama Suliswanto, warga Desa Tamansari yang berusia 35 tahun. Dimana saat itu korban hendak mencari rumput di sekitar area longsor.

"Ini bukan karena gempa kemarin, longsor mendadak. Kondisi tidak hujan, tapi ada kejadian tanah longsor. Di wilayah itu banyak pasir,” kata Bagyo saat dihubungi MNC Portal Indonesia, pada Rabu malam (21/4/2021).

Pihaknya sendiri telah bersama warga desa setempat dibantu TNI Polri telah melakukan pencarian hingga Rabu malam dan hasilnya masih belum ditemukan. Sulitnya medan membuat pencarian dikatakan Bagyo dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat.

Baca Juga : Astaga! Seorang Ibu Tega Menggorok Anak Kandungnya yang Sedang Tidur

Sementara itu, Camat Ampelgading Achmad Sovie mengatakan bahwa pada saat kejadian, kondisi cuaca di Desa Tamansari, tidak ada banjir, dan tidak sedang hujan. Ia mengatakan masih belum mengetahui penyebab terjadinya bencana tanah longsor tersebut.

“Longsor di Desa Tamansari, tidak ada banjir, dan tidak ada hujan. Penyebabnya masih belum diketahui, kejadian di wilayah pegunungan, di bawah kaki Gunung Semeru. Korban belum ditemukan,” ungkapnya.

Namun pihaknya memastikan kejadian longsor ini bukan akibat dampak gempa mengingat wilayah Desa Tamansari sebenarnya saat gempa beberapa waktu lalu, paling sedikit terdampak gempa.

"Dari 13 desa memang semuanya terdampak, tapi Tamansari ini yang paling sedikit terdampaknya. Jadi bukan karena gempa," tegasnya.

Achmad menambahkan, proses pencarian korban telah dilakukan hingga kurang lebih pukul 17.30 WIB. Namun, korban masih belum ditemukan. Rencananya, pencarian akan dilakukan pada esok hari dengan mengerahkan relawan, masyarakat sekitar, termasuk TNI Polri.

“Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Tidak bisa menggunakan alat berat, karena ini pegunungan. Jadi kita kerahkan masyarakat, besok kita gerakkan TNI Polri,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini