Israel Lakukan Serangan Udara ke Kompleks Bersenjata Hamas

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 16 Juni 2021 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 18 2425847 israel-lakukan-serangan-udara-ke-kompleks-bersenjata-hamas-xGwZd4Aayf.jpg Israel lakukan serangan udara ke Jalur Gaza (Foto: Reuters)

Media Israel melaporkan bahwa sekitar 2.000 petugas polisi bersenjata lengkap digunakan untuk membersihkan dan mengamankan daerah tersebut.

Israel menjadi siaga tinggi pada Senin (14/6), ketika Hamas meminta Israel untuk menghentikan pawai.

"Pawai bendera itu seperti bahan peledak yang akan memicu kampanye baru untuk melindungi Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa," kata juru bicara Hamas Abd al-Latif Qanou dalam sebuah pernyataan.

Hamas meminta warga Palestina untuk "menghadapi pemukim Israel" jika pawai itu akan dilanjutkan. Sebagai tanggapan, Israel memperketat langkah-langkah keamanan dan menempatkan baterai anti-rudal Iron Dome dalam keadaan siaga. Iron Dome menghancurkan sebagian besar dari 4.000 rudal yang diluncurkan oleh Hamas dalam perang bulan lalu.

Pawai pada Selasa (15/6) seharusnya terjadi Kamis pekan lalu lalu, saat Netanyahu akan lengser. Namun polisi tidak mengizinkan rute yang direncanakan melalui Gerbang Damaskus Kota Tua dan menunda acara tersebut.

Pawai itu dilihat sebagai ujian awal bagi Bennett, seorang nasionalis sayap kanan yang sebagian mendapatkan kepercayaannya dengan mengambil sikap garis keras terhadap Palestina. Dia menentang kenegaraan Palestina dan mendukung pencaplokan Israel atas sebagian besar Tepi Barat.

Membatalkan pawai berisiko ditafsirkan oleh kaum nasionalis sebagai penyerahan kepada Hamas, yang Israel dan beberapa negara lain, termasuk Kanada, anggap sebagai organisasi teroris.

Tampaknya Bennett dan penasihat keamanannya ‘bertaruh’ jika membiarkan pawai berlanjut sambil mencegahnya melakukan perjalanan melalui Muslim Quarter akan membatasi kekerasan apa pun dan mencegah pembalasan besar-besaran dari Hamas.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini