Kronologi Suami Bunuh Istrinya yang Hamil Lalu Dikubur di Septic Tank

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Rabu 23 Juni 2021 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 340 2429941 kronologi-suami-bunuh-istrinya-yang-hamil-lalu-dikubur-di-septic-tank-ttxdbCscQU.jpg Polisi tangkap suami yang tega bunuh istrinya yang hamil (Foto : Okezone/Banda)

PEKANBARU - Polda Riau menangkap pelaku pembunuhan wanita hamil 7 bulan Siti Hamidah warga Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Pelaku adalah AIP yang tidak lain adalah suami korban. Kronologi pembunuhan tersebut bermula pada 21 Mei 2021 siang.

Di mana pasangan suami istri ini terlibat pertengkaran. Perkelahian rumah tangga itu dilihat oleh kedua anak mereka. Lalu setelah rumah sepi, tersangka mendatangi istrinya yang sedang berada di dapur.

"Kemudian tersangka memcekik korban dan memiting lehernya. Korban lemas saat itu," kata Kapolda Riau Irjen Agung Imam Effendi Rabu (23/6/2021).

Setelah itu korban dibawa ke dalam kamar. Namun saat itu wanita berusia 31 tahun ini masih sadarkan diri. Kemudian korban membekap hidung korban dengan bantal.

"Akhirnya korban meninggal dunia," imbuh pucuk pimpinan Polda Riau.

Untuk menghilangkan jejak, kedua anak dititipkan ke rumah bibi. Kepada keluarga dan kerabat dia mengatakan istrinya kabur dari rumah.

Setelah menghabisi nyawa istrinya, pria berusia 28 tahun ini mulai berpikir menghilangkan jejak pembunuhan. Diapun meminta seorang tukang untuk membuat septic tank. Dia beralasan, septic tank lamanya rusak.

Baca Juga : Pembunuh Wanita Hamil yang Jasadnya Dikubur di Samping Septic Tank Ditangkap, Pelaku Ternyata Suaminya

Lalu tukang itu menggali lubang dengan panjang dua meter dan dalam 1,5 meter. Setelah selesai, tersangka menyuruh tukang pergi ke rumah saudaranya yang lain karena ada yang harus dikerjakan juga.

Setelah sepi pelaku pun membawa jasad istrinya ke septic tank yang baru digali itu. "Kemdian tersangka mengubur istrinya," tukas Kapolda Riau.

Tidak berapa lama tukang gali itu kembali lagi dan bertanya mengapa septic tank baru itu ditimbun lagi."Tersangka saat itu mengaku tidak jadi. Septic tank sudah bagus lagi," imbuhnya.

Tersangka mulai merasa aksinya sudah diketahui. Diapun akhirnya kabur ke kampung halamannya di Sumatera Barat. Selanjutnya tersangka melarikan diri lagi ke Jakarta.

"Sejak di Jakata kita sudah berhasil melacaknya. Kemudian kabur lagi ke Jawa Tengah. Kita kejar ke daerah Rembang, Pati. "Tersangka akhirnya berhasil kita tangkap di daerah Nganjuk Jawa Timur," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini