Cekcok, Pemuda di Blitar Ditusuk Sangkur saat Pesta Miras

Solichan Arif, Koran SI · Selasa 29 Juni 2021 01:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 519 2432315 cekcok-pemuda-di-blitar-ditusuk-sangkur-saat-pesta-miras-geg0Q3BVQq.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BLITAR - Cekcok di bawah pengaruh minuman keras mengakibatkan seorang pria berinisial EDN (23) warga Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur mengalami luka tusuk serius. Punggung EDN ditancapi senjata tajam model sangkur oleh GN (43), rekannya yang juga warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari.

"Saat ini, korban dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudo Setyantono kepada wartawan Senin (28/6/2021).

Insiden penganiayaan tersebut terjadi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten. Di sebuah tempat wisata alam di bawah kaki Gunung Kelud.

Baca Juga:  Cemburu dan Kesal Pacarnya Diganggu, Pemuda di Pasangkayu Sulbar Tikam Remaja hingga Tewas

Korban dan pelaku serta empat orang lain berpesta minuman keras. Sebelumnya mereka sudah menenggak minuman keras di sebuah rumah di Desa Semen, Kacamatan Gandusari. Awalnya tidak ada persoalan. Entah apa yang terjadi, korban dan pelaku tiba tiba cekcok. Keduanya terlibat adu mulut sengit.

Satu sama lain tidak ada yang mau mengalah. "Pelaku kemudian pulang," kata Ardyan.

Sekitar 20 menit kemudian, pelaku datang lagi ke lokasi. Ia bersama dua orang yang salah satunya berinisial YYK warga Desa Krisik Kecamatan Gandusari. YYK tiba-tiba menyerang korban dengan sebilah sabit.

Meski dalam kondisi mabuk, untungnya korban berhasil menepis serangan. Ia menubruk YYK dan berusaha memitingnya. "Pada saat itu pelaku (GN) menyerang dari arah belakang," terang Ardyan.

Sebilah pisau yang menyerupai sangkur itu, ditancapkan pelaku ke punggung korban. Darah sontak muncrat ke mana-mana. Sadar posisinya terpojok, korban yang sempat memukul pelaku langsung kabur menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Gegara Curhatan Kekasih Kalah Jabatan, Duo Preman Ini Tusuk Karyawati Leasing

Dalam keadaan masih berdarah darah, korban melapor ke kepolisian. Oleh petugas korban langsung dilarikan ke rumah sakit mengingat luka yang diderita tergolong serius.

Petugas juga langsung bergerak menangkap pelaku. Yang bersangkutan diringkus di rumahnya beserta alat bukti aksi penganiayaan. "Saat ini, kita masih melakukan penyidikan termasuk meminta keterangan sejumlah saksi," pungkas Ardyan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini