Pria Ini Cari Anaknya Selama 24 Tahun dan Naik Motor Sejauh 500.000 Km

Agregasi BBC Indonesia, · Rabu 14 Juli 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 18 2440447 pria-ini-cari-anaknya-selama-24-tahun-dan-naik-motor-sejauh-500-000-km-64WFZzZH9L.jpg Pria ini cari anaknya yang hilang selama 24 tahun (Foto: Weibo)

CHINA - Seorang pria di China rela naik sepeda motor keliling negeri sejauh 500.000 kilometer demi berkumpul lagi dengan putranya setelah pencarian selama 24 tahun.

Putra Guo Gangtang diketahui diculik oleh dua penyelundup di depan rumah mereka di Provinsi Shandong.

Peristiwa itu akhirnya menginspirasi sebuah film pada 2015, yang dibintangi aktor kawakan Hong Kong Andy Lau.

Penculikan anak merupakan masalah besar di China, karena terjadi ribuan kasus setiap tahun.

Menurut Kementerian Keamanan Masyarakat, polisi berhasil mendeteksi identitas putra Guo menggunakan uji DNA.

Harian Global Times melaporkan dua tersangka penculik berhasil ditelusuri dan ditangkap.

“Dua tersangka, yang ketika itu berpacaran, sudah berencana menculik korban agar bisa dijual untuk mendapat uang," tulis China News.

(Baca juga: Inggris Akan Bekerja Sama dengan Taliban Jika Kuasai Afghanistan)

Melihat putra Guo saat itu bermain sendiri di luar rumah, perempuan tersangka bernama Tang langsung menggendong dia dan membawanya ke terminal bus. Dia sudah ditunggui pacarnya, Hui.

Mereka lalu naik bus antarkota ke Provinsi Henan dan menjual korban di sana.

Laporan media-media setempat mengungkapkan putra Guo itu saat ditemukan tetap tinggal di Henan.

"Kini anak saya telah ditemukan, tidak ada perasaan selain gembira," kata Guo kepada para wartawan.

Sejak anaknya diculik pada 1997, Guo dilaporkan berkelana ke lebih dari 20 provinsi di China hanya dengan berkendara sepeda motor demi mencari putranya lewat informasi dari mulut ke mulut.

(Baca juga: Pejabat AS: Dosis Penguat Usai Vaksin Covid-19 Berpotensi Efek Samping Lebih Serius

Selama itu, Guo beberapa kali menderita patah tulang akibat kecelakaan lalu lintas, bahkan harus menghadapi para perampok di jalan.

Sepuluh sepeda motor yang dipakainya selama pencarian itu pun rusak. Sambil membawa spanduk dengan foto putranya, Guo disebutkan rela menghabiskan tabungan, tidur di kolong-kolong jembatan, bahkan sampai mengemis ketika kehabisan uang.

Selama mencari putranya, Guo telah dinobatkan sebagai anggota kehormatan suatu organisasi orang hilang di China. Dia pun membantu organisasi itu dalam mempertemukan sedikitnya tujuh keluarga dengan anak-anak mereka yang diculik.

Begitu mendengar kabar putra Guo sudah ditemukan, media sosial di China dibanjiri pesan-pesan dukungan baginya.

"Begitu banyak orang tua yang mungkin sedari dulu sudah menyerah. Namun dia itu orang yang luar biasa dan saya sungguh ikut bergembira," tulis seorang warganet di medsos Weibo.

Di China, penculikan dan penjualan bayi telah menjadi masalah selama berpuluh-puluh tahun.

Pada 2015, diperkirakan 20.000 anak-anak diculik setiap tahun di China. Banyak dari mereka kemudian dijual untuk diadopsi, bahkan ada yang ke luar negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini