Share

Juru Bicara Taliban: Warga Afghanistan Tidak Boleh Takut

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 17 Agustus 2021 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 18 2456738 juru-bicara-taliban-warga-afghanistan-tidak-boleh-takut-KfpddwQQVN.jpg Juru bicara Taliban Suhail Shaheen (Foto: CNN)

AFGHANISTAN – Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan warga Afghanistan tidak perlu takut. Hal ini diungkapkan Shaheen saat wawancara dengan CNN pada Senin (16/8).

Saat itu Christiane Amanpour dari CNN bertanya kepada Shaheen apa yang akan dia katakan kepada warga Afghanistan yang "ketakutan" dan "putus asa untuk diterbangkan keluar dari Afghanistan" karena takut mereka akan menjadi sasaran Taliban karena telah bekerja dengan organisasi internasional. kekuatan di masa lalu.

Shaeen menjawab orang-orang itu "tidak boleh takut."

"Jaminan kami, pernyataan resmi kami memastikan bahwa mereka tidak akan membahayakan harta benda, kehormatan, dan kehidupan mereka. Itu adalah komitmen kami ... dan mereka dapat melihat sekarang di distrik ... semua orang yang menjalani kehidupan normal mereka. Sekolah-sekolah buka. Kantor-kantor buka. Dan para pengusaha melakukan perdagangan dan bisnis mereka. Jadi ini adalah contoh praktis kita. Jadi mengapa mereka takut? Mereka tidak boleh takut,” terangnya.

(Baca juga: Rusia: Presiden Afghanistan Pergi dengan 4 Mobil dan 1 Helikopter yang Dipenuhi Uang Tunai)

Ditanya tentang pos pemeriksaan yang sedang didirikan dan ketakutan di antara mereka yang mungkin dikenal telah membantu pasukan internasional bahwa Taliban akan datang ke rumah mereka dan menyakiti mereka, Shaheen mengatakan bahwa pos pemeriksaan adalah tindakan keamanan.

"Tentang pos-pos pemeriksaan, itu untuk mencegah ketidakamanan bahwa tim, pencuri, dan penculik tidak melakukan apa yang ingin mereka lakukan," katanya.

"Pos pemeriksaan adalah untuk keamanan masyarakat. Pos pemeriksaan ini tidak didirikan untuk mengganggu orang,” lanjutnya.

(Baca juga: Ratusan Orang Terlihat Putus Asa Berdesakan Naik Pesawat di Bandara Kabul)

Saat ditanya tentang perlakuan Taliban terhadap wanita, apa yang dapat mereka jamin bagi wanita dalam hal membiarkan mereka mempertahankan hak dan kebebasan yang telah mereka peroleh selama 20 tahun terakhir, Shaheen mengatakan bahwa perempuan dan anak perempuan akan pergi ke sekolah, sebagai guru, sebagai siswa.

“Jadi Anda akan melihatnya. Dalam beberapa hari. Itulah harapan saya," ujarnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini