Taliban Bakar Wanita Afghanistan karena Masakannya 'Buruk'

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 21 Agustus 2021 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 18 2458866 taliban-bakar-wanita-afghanistan-karena-masakannya-buruk-rdjMccVj1h.jpg Taliban dilaporkan membakar wanita karena masakannya dinilai buruk (Foto: The Sun)

AFGHANISTANKelompok Taliban dilaporkan membakar wanita karena masakannya yang ‘buruk’ saat kelompok militan ini pergi dari pintu ke pintu meneror penduduk desa Afghanistan

Najla Ayoubi, mantan hakim Afghanistan dan kepala koalisi dan program global di Every Woman Treaty yang berkampanye untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan, mengatakan dia telah menerima cerita mengerikan tentang "perilaku buruk dan kekerasan terhadap perempuan".

Dia mengatakan kepada Sky News bahwa seorang wanita kemarin "dibakar karena dia dituduh memasak makanan yang buruk untuk pejuang Taliban" di utara negara itu.

"Mereka memaksa orang untuk memberi mereka makanan dan memasak makanan untuk mereka,” terangnya.

"Juga ada begitu banyak wanita muda yang dalam beberapa minggu terakhir dikirim ke negara-negara tetangga dalam peti mati untuk digunakan sebagai budak seks,” jelasnya.

(Baca juga: Deretan Foto Pasukan Afghanistan yang Ingin 'Habisi' Taliban)

"Mereka juga memaksa keluarga untuk menikahkan anak perempuan mereka dengan pejuang Taliban,” ujarnya.

"Saya tidak melihat di mana janji bahwa mereka pikir wanita harus pergi bekerja, ketika kita melihat semua kekejaman ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, klaim Ayoubi belum diverifikasi secara independen. Dia menggambarkan kehidupan di bawah pemerintahan Taliban sebagai "mimpi buruk" dengan mengatakan bahwa dia berada dalam "posisi yang kuat" sehari sebelum kelompok teror itu merebut kekuasaan tetapi mengatakan dia harus melarikan diri demi menyelamatkan hidup karena dia kerap menyuarakan hak-hak perempuan. 

(Baca juga: Apakah Biden Terbelenggu Perjanjian AS-Taliban yang Diteken Pemerintahan Trump?)

Sebagai seorang hakim, dia mengatakan bahwa dia harus ditemani oleh putra tetangganya yang berusia empat tahun untuk pergi ke toko kelontong karena kondisi yang mencekam itu.

Seperti diketahuii, Ayoubi adalah aktivis hak asasi manusia yang memainkan peran besar dalam proses pembuatan konstitusi Afghanistan. Dia adalah Jaksa Senior di Kejaksaan Agung Afghanistan, Jaksa Negara Provinsi Parwan, dan hakim di Pengadilan Provinsi Parwan.

Klaim Ayoubi hanyalah yang terbaru dalam daftar kekejaman yang dikatakan telah dilakukan oleh Taliban terhadap perempuan.

Rekaman yang diperoleh Fox News menunjukkan konvoi pejuang Taliban di jalan di Kabul dan melepaskan tembakan sambil dilaporkan memburu aktivis dan pekerja pemerintah.

Warga Afghanistan meneteskan air mata saat mereka menyaksikan rekan senegaranya dianiaya oleh gerilyawan Taliban di jalan-jalan yang penuh sesak di Kabul.

Ada banyak orang putus asa yang mencoba untuk sampai ke bandara, dan mencoba melarikan diri keluar Afghanistan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini