Pura-Pura Ditilang, Pria Ini Gelapkan 2 Motor Teman yang Dipinjamnya

Solichan Arif, Koran SI · Jum'at 15 Oktober 2021 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 519 2487112 pura-pura-ditilang-pria-ini-gelapkan-2-motor-teman-yang-dipinjamnya-Yb6wPywRlK.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

BLITAR - Seorang pria berinisial MA (34) warga Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur diamankan aparat Polres Blitar karena menggelapkan dua unit motor milik orang lain. Berdalih kena operasi polisi, motor milik warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum yang juga temannya sendiri, ia jual.

"Yang bersangkutan telah diamankan," ujar Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono kepada wartawan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 2 Pelaku Kasus Penggelapan 9 Kg Emas

MA yang diamankan bersama dua motor sebagai alat bukti, tidak berkutik. Ia mengakui perbuatannya. Dengan beralasan hendak ke luar kota, MA meminjam motor korban.

Karena sudah saling kenal, korban tidak merasa curiga. Ia biarkan Honda Beat bernopol AG 6234 MI, dibawa pelaku. "Motor dibawa pelaku selama tiga hari," terang Udiyono.

Tiga hari tidak terlihat, pelaku tiba -tiba muncul mendatangi rumah korban. MA tidak mengendarai motor yang ia pinjam. Dengan berpura-pura sedih, ia cerita di perjalanan kena tilang polisi, dan karena tidak lengkap surat kendaraan, motor disita. Korban percaya. Saat pelaku mengatakan kembali meminjam motor dengan alasan untuk mengurusi motor yang disita, korban membolehkan.

Pelaku membawa Honda CB 150 R, motor milik korban yang lain. "Selama dua hari pelaku tidak ada kabarnya," kata Udiyono. Pelaku MA tidak bisa dihubungi. Korban sudah mencoba berulangkali, namun tidak membuahkan hasil. Karena jengkel bercampur cemas, korban melapor ke kepolisian.

Baca Juga:  Investasi Bodong, Oknum Guru Madrasah Bawa Kabur Uang Rp23 Miliar

Polisi langsung bergerak cepat. Pelaku berhasil ditangkap sekaligus mengamankan dua unit motor sebagai barang bukti. Saat ini, petugas masih mengembangkan penyelidikan.

"Dalam kasus ini pelaku dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkas Udiyono.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini