Sebelumnya, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo menyampaikan alasan mengapa Presiden menggunakan kendaraan taktis saat kunker ke Kalimantan.
Dia mengatakan Presiden ingin memperkenalkan kendaraan serang taktis yang diproduksi di dalam negeri.
“Kita tahu bahwa Presiden ingin selalu memperkenalkan produk lokal, mulai dari minuman, makanan, sepatu, jaket, hingga motor custom. Kali ini Presiden memperkenalkan kendaraan serang taktis hasil rakitan dalam negeri, kecuali mesin ya,” ujar Tri Budi dalam keterangannya dikutip Antara.
Selain itu, Jokowi juga ingin lebih dekat dengan rakyat dalam setiap kunjungannya ke daerah.
“Dalam setiap kunjungan kerja ke daerah, Presiden selalu menyapa masyarakat. Namun Presiden merasa bila dari mobil yang biasa digunakan masih terasa ada sekat. Dengan mobil yang agak terbuka, Presiden berharap masyarakat merasakan kedekatan tersebut,” kata dia.
Baca juga: Jembatan Sei Alalak Penghubung Banjarmasin-Kalimantan Selatan dan Tengah
Menyinggung masalah keamanan Presiden karena mobil tersebut semi terbuka, Mayjen Tri mengatakan bahwa seluruh lapisan bodi dari mobil tersebut adalah baja antipeluru. “Bagian depan juga menggunakan kaca antipeluru,” ujar Mayjen Tri.
Selain itu, rantis tersebut memiliki kemampuan mendeteksi arah tembakan musuh dengan teknologi Gunshot Detection System. Sementara kerangka mobil terbuat dari rangka pipa baja yang mengelilingi seluruh kendaraan.
“Rangka pipa baja untuk melindungi dari benturan jika terjadi kecelakaan,” ujar dia.
Baca juga: Dapat keluhan Stok Vaksin di Kalsel Kurang, Presiden Jokowi: Nanti Saya Kirim
(Fakhrizal Fakhri )