Share

BMKG: Gempa Susulan M3,7 Guncang Bolaanguki Sulut

Tim Okezone, Okezone · Minggu 07 November 2021 00:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 340 2497831 bmkg-gempa-susulan-m3-7-guncang-bolaanguki-sulut-RzlhqrnPc3.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Gempa susulan berkekuatan Magnitudo (M) 3,7 mengguncang Bolaanguki, Sulawesi Utara, Sabtu 6 November 2021.

"Hingga hari Sabtu, 06 November 2021 pukul 22.05 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 1 kali gempa, dengan magnitudo M=3,7," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, Minggu (7/11/2021).

Dia mengatakan bahwa gempa di Teluk Tomini merupakan gempa tektonik dengan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M6,0.

Adapun episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,13° LS dan 124,39° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 68 km arah tenggara Kota Bolaanguki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada kedalaman 44 km.

Baca juga: Gempa M6,2 Guncang Bolaanguki Sulut, Ini Penjelasan BMKG

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault)," ujarnya.

Guncangan gempa dirasakan di daerah Bolaang Mongondow Timur IV-V MMI, Kotamobagu III-IV MMI, Bolaang Mongondow, Talibu, Gorontalo dan Bitung III MMI, Tomohon dan Manado II-III.

Baca juga: Gempa M6,2 Bolaanguki Terasa hingga ke Manado dan Tomohon

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gemp bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Dia mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selanjutnya agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali kedalam rumah," imbuhnya.

Baca juga: Gempa M6,2 Guncang Sulut, BPBD Belum Terima Laporan Soal Kerusakan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini