Share

Terjangan Topan Rai Tewaskan 208 Orang di Filipina, 52 Masih Hilang

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 20 Desember 2021 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 18 2519690 terjangan-topan-rai-tewaskan-208-orang-di-filipina-52-masih-hilang-WGn2aUrXxk.jpg Kerusakan akibat Topan Rai di Provinsi Surigao del Norte, Filipina, 18 Desember 2021. (Foto: Reuters)

MANILA - Jumlah korban tewas di Filipina yang disebabkan oleh Topan Rai telah meningkat menjadi 208, setelah badai itu menyebabkan kehancuran parah di provinsi tengah dan selatan negara itu selama akhir pekan, demikian disampaikan juru bicara kepolisian nasional Filipina, Senin (20/12/2021).

Data kepolisian menyebutkan bahwa 52 orang sejauh ini masih hilang, sementara upaya bantuan dan pencarian korban terus berlanjut. Juru Bicara Kepolisian Nasional Roderick Alba mengatakan polisi telah dikerahkan untuk operasi bantuan dan untuk memastikan ketertiban di daerah yang dilanda bencana.

BACA JUGA: Topan Super Rai Landa Filipina, Paksa Puluhan Ribu Orang Mengungsi

Jumlah korban yang disebutkan polisi jauh lebih tinggi dari 58 kematian yang tercatat oleh badan bencana nasional hingga saat ini. Badan itu mengatakan masih memvalidasi laporan dari daerah yang terkena dampak.

Lebih dari setengah kematian yang dilaporkan oleh polisi adalah kematian di wilayah Visayas tengah, yang meliputi Provinsi Bohol, dimana beberapa tujuan wisata paling populer di Filipina terletak.

BACA JUGA: Angin Topan Tewaskan 169 Orang, RS dan Sekolah Hancur

Pada Minggu (19/12/2021), Gubernur Bohol Arthur Yap melaporkan 74 kematian di provinsinya, mengutip sebagian laporan yang katanya telah diverifikasi oleh departemen kesehatan dan pejabat pemerintah setempat.

Operasi bantuan telah dipercepat tetapi tetap terhambat oleh kerusakan yang disebabkan oleh komunikasi dan saluran listrik, yang belum dipulihkan di banyak daerah yang hancur.

Topan Rai telah memaksa hampir 490.000 orang di Filipina mengungsi sebelum bergerak menuju Laut Cina Selatan selama akhir pekan. Topan ini juga meninggalkan kehancuran besar di Provinsi Cebu, Leyte, dan Surigao del Norte, termasuk tujuan selancar populer Siargao, dan Kepulauan Dinagat.

Presiden Rodrigo Duterte telah berkomitmen untuk mengucurkan dana sekitar 2 miliar peso (sekira Rp576 miliar) ke provinsi-provinsi yang dilanda topan untuk membantu upaya pemulihan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini