Para wartawan digiring ke beberapa lokasi sebelum tiba di lokasi konferensi pers, di mana Zelensky diapit para pengawal bersenjata.
Zelensky dengan pengamanan super ketat itu tampaknya takut akan ancaman pembunuhan oleh agen pemerintah Rusia. Zelensky mengatakan kepada wartawan, "Tentara Rusia sepuluh kali lebih besar dari kita. Mereka tidak mempertimbangkan nyawa prajurit mereka yang hilang."
"Mereka membawa krematorium untuk membakar mayat, dan tidak melaporkan jumlah korban mereka," ujarnya.
Dia menyatakan siap membahas masalah ini secara langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Apakah kamu menginginkan kedamaian?" Zelensky bertanya.
Baca juga: PLTN Zaporizhzhia Terbakar Akibat Serangan, Zelensky: Rusia Lakukan 'Teror Nuklir'
"Duduk dan bicaralah dengan saya tetapi tidak dari jarak 30 meter seperti dengan (Presiden Prancis) Macron. Saya tetangga Anda, saya pria normal," tegas dia.
Baca juga: Sumber Kekayaan Volodymyr Zelensky, Pelawak yang Jadi Presiden Ukraina Kini Perang Lawan Rusia
Israel telah mengirim konvoi bantuan ke Ukraina dan berencana mendirikan rumah sakit lapangan di negara itu. Tampaknya Ukraina menginginkan lebih dari itu dari Israel. Bantuan persenjataan dari Israel sangat diharapkan Ukraina yang saat ini membutuhkan pasokan senjata untuk melawan Rusia.
(Fakhrizal Fakhri )