Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Amerika Ingatkan Rusia Soal Penggunaan Senjata Kimia

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 11 Maret 2022 |22:04 WIB
Amerika Ingatkan Rusia Soal Penggunaan Senjata Kimia
Rusia serang Ukraina (foto: AP)
A
A
A

AMERIKA - Departemen Luar Negeri Ameriksa Serikat (AS) mendukung pernyataan Wakil Presiden AS, Kamala Harris soal penyelidikan terhadap kejahatan perang Internasional dalam invasi Rusia ke Ukraina. Dan ia memperingatkan Rusia agar tidak menggunakan senjata kimia.

“Ini adalah pemerintah yang telah menggunakan senjata kimia terlarang terhadap rakyatnya sendiri di masa lalu,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price seperti dilansir dari Associated Press.

BACA JUGA:Atas Permintaan Rusia, DK PBB Akan Bahas Senjata Biologis di Ukraina 

“Elemen lain yang membuat kami memberi lebih banyak perhatian adalah apa yang kami ketahui tentang taktik Kremlin, terutama taktik disinformasinya,” tambahnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Kremlin sedang mempersiapkan 'laporan palsu' bahwa senjata kimia itu disimpan oleh lawan mereka, atau oleh Amerika, sebagai dalih untuk menggunakan senjata itu sendiri.

 BACA JUGA:Putin Sebut Sanksi Barat Tidak Sah, Rusia Akan Lebih Kuat dan Mandiri

“Kami telah melihat operasi palsu,” ujar Price.

“Jadi ada sejumlah elemen yang menjadi dasar keprihatinan kami saat ini, dan ini merupakan sesuatu yang kami amati dengan cermat,” tuturnya.

Price juga mengecam Rusia atas serangannya terhadap rumah sakit bersalin di Mariupol pada Rabu 9 Maret 2022 lalu.

“Kami telah melihat laporan yang sangat kredibel tentang serangan yang disengaja terhadap warga sipil, yang menurut Konvensi Jenewa merupakan kejahatan perang,” tegas Price.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah bertanggungjawab atas serangan ke rumah sakit di Mariupol itu, dan mengklaim bahwa ledakan yang menghantam gedung itu dilakukan untuk menodai Rusia.

Dalam perkembangan lainnya pejabat-pejabat Ukraina mengatakan serangan udara Rusia itu menewaskan tiga orang, termasuk seorang anak, dan melukai 17 lainnya.

“Banyak orang di Rusia yang tidak tahu apa yang dilakukan pemerintah mereka di Ukraina sekarang ini,” ujar Price.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement