Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Es Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya Papua Diramal Mencair pada 2025, Begini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 13 April 2022 |11:46 WIB
Es Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya Papua Diramal Mencair pada 2025, Begini Penjelasan BMKG
Es di Gunung Jayawijaya Papua. (Foto: Freeport)
A
A
A

Dwikorita mengatakan, peningkatan suhu tersebut akan memicu terjadinya cuaca ekstrem dan anomali iklim yang semakin sering. Intensitasnya pun semakin kuat dengan durasi panjang.

Kondisi tersebut, lanjut Dwikorita, tentu akan mengakibatkan kerugian bagi Indonesia. Tidak hanya bersifat materiil seperti infrastruktur, namun juga korban jiwa.

“Jadi jangan heran jika saat musim kemarau juga terjadi hujan dan banjir, atau musim kemarau akan terasa lebih panas dan kering. Pun saat musim hujan, jauh lebih lebat sehingga memicu bencana hidrometeorologi,” imbuhnya.

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement