Share

Ibu-Ibu Warga Nagrak Sukabumi Resah, Celana Dalam Sering Hilang saat Dijemur

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 14 April 2022 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 14 525 2579179 ibu-ibu-warga-nagrak-sukabumi-resah-celana-dalam-sering-hilang-saat-dijemur-Ywf3WMlzn1.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

SUKABUMI - Warga yang tinggal di Kampung Kebon Hiji RW O1, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh aksi teror pencurian celana dalam wanita oleh orang yang masih misterius identitasnya.

Sejumlah warga mengaku kehilangan pakaian dalam wanita pada siang hari saat tidak berada di rumah. Pencuri misterius tersebut leluasa mengambil celana dalam wanita yang sedang dijemur.

"Namun yang anehnya, tidak ada barang berharga lain yang hilang, hanya pakaian dalam wanita yang hilang saat dijemur di halaman rumah, sedangkan pakaian lainnya tidak dicurinya," ujar salah satu warga berinisial E (28) yang jadi korban pencurian.

Tidak hanya sekali kehilangan barang pribadi tersebut dialaminya. Sebelumnya celana dalam miliknya juga hilang saat dijemur, namun dirinya tidak menghiraukannya karena ia berpikir terselip di antara pakaian yang lain.

 Baca juga: 16 Kali Beraksi, Komplotan Pencuri Mobil Bak Terbuka Diringkus

"Namun semakin ke sini, saya kehilangan celana dalam makin banyak dan akhirnya saya baru sadar bahwa sudah 6 celana dalam saya yang hilang saat dijemur," ujar E kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (14/4/2022).

Tidak hanya E yang kehilangan celana dalamnya, sekitar 10 warga lain juga mengalami hal yang sama.

"Awalnya kami semua tidak bicara, namun setelah ada salah satu yang curhat akhirnya semua warga yang kehilangan ikut mengakuinya. Sebenarnya harganya tidak seberapa, namun takutnya digunakan untuk hal-hal mistik," ungkap salah satu warga yang engan disebutkan namanya.

Sementara itu Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan adanya kejadian hilangnya celana dalam milik warga tersebut.

"Saya belum menerima informasinya pak, warga tidak ada yang laporan ke saya, barusan juga saya dengan pak Deden (Kapolsek Nagrak) tidak tahu adanya pencurian celana dalam warga," ujar Ujang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini