Share

Pesantren di Sukabumi Ludes Terbakar, Santri Kehilangan Kitab dan Alat Belajar Lainnya

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 07 Juli 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 525 2625484 pesantren-di-sukabumi-ludes-terbakar-santri-kehilangan-kitab-dan-alat-belajar-lainnya-kmvc9UaAeG.jpg Kondisi ponpes yang mengalami kebakaran/ Foto: Dharmawan Hadi

SUKABUMI - Diduga korsleting listrik, bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islah terbakar setelah dilalap si jago merah yang terjadi di Kampung Cibitung RT 03/04, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (7/7/2022) dini hari.

 BACA JUGA:Pulang Kondangan, Wanita Ini Tewas Jatuh Tersungkur Masuk Selokan

Kapolsek Curugkembar, Iptu Muhlis mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 01.00 WIB, api diketahui pertama menyala disertai kepulan asap tebal berasal dari atap bangunan lantai 2 Ponpes tersebut.

"Akibatnya bangunan lantai 2 di pesantren tersebut, hangus terbakar. Bahan bangunan yang menggunakan material kayu membuat api lebih cepat membesar menghanguskan bangunan pesantren," ujar Muhlis kepada MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut Muhlis mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga sekitar, petugas siaga piket Polsek Curugkembar menghubungi pemadam kebakaran Unit Sagaranten dan bersama-sama dengan Forkopimcam Curugkembar, petugas P2BK dan aparatur Pemdes mengecek ke lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana kebakaran tersebut, hanya saja pemilik Ponpes yang diketahui bernama Ustad Asep Muhtar mengalami kerugian dengan jumlah total sekitar Rp205 juta.

"Iya, untuk kerugian bangunan diperkirakan Rp150 juta, meubel Rp15 juta, tempat tidur, sarana prasarana santri Rp20 juta, kitab, alat belajar lainnya, pakaian, handphone dan uang tunai milik santri Rp20 juta. Jika ditotalkan ada sekitar Rp205 juta," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, api bershasil dijinakan oleh petugas gabungan dengan kurun waktu sekitar 30 menit lamanya, tepatnya setelah satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi bencana kebakaran.

 BACA JUGA:Bikin Adem! Ditanya Kenapa Mau Jadi Anak Buah Jokowi, Prabowo: Kita Satu Keluarga Besar

"Ponpes dua lantai berukuran 11 x 6 meter itu, dihuni santri tetap sebanyak 16 orang dan santri lokal 20 orang. Alhamdulillah, semuanya selamat namun handphone, pakaian, uang dan alat belajar yang ada di ponpes itu, habis terbakar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini