JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah pihak dalam menyalurkan daging kurban kepada masyarakat yang berhak.
Mulai dari Perumda Dharma Jaya, Baznas Bazis DKI Jakarta, Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI), Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia (APKEPI), UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso), hingga 25 hotel berbintang dan restoran.
BACA JUGA:Kabar Baik! 2.872 Pasien Covid-19 Berhasil Sembuh Hari Ini
"Semangat kolaborasi dalam berbagi ini harus terus tumbuh. Salah satunya dengan menyediakan menu olahan daging kurban yang bervariatif dan siap santap kepada masyarakat seperti di Dapur Kurban di SMA Muhammadiyah 1, Jakarta Pusat," katanya dalam akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Kamis (14/7/2022).
Menurutnya, Program Dapur Kurban untuk berbagi daging olahan sudah dimulai sejak 2019, saat itu Pemprov DKI Jakarta mengajak hotel-hotel ternama di Ibu Kota untuk memberikan masakan kelas hotel berbintang kepada masyarakat prasejahtera di Jakarta.
BACA JUGA:Tinggalkan Maladewa, Presiden Sri Lanka yang Kabur Terbang ke Negara Tetangga Indonesia
Daging kurban yang sudah diolah, sebelum dibagikan, memiliki keunggulan. Mereka yang menerima ini mendapat kemudahan, antara lain pertama, mengurangi potensi daging basi (bagi mereka yg tidak punya kulkas).
Kedua, daging yang diberikan sudah dalam kondisi sudah dimasak, maka saat mereka menerima, tak perlu keluar biaya lagi untuk mengolahnya.