Share

7 Negara-Negara yang Dijajah Belanda Selain Indonesia, Negeri Jiran Termasuk

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 11 Agustus 2022 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 18 2645462 7-negara-negara-yang-dijajah-belanda-selain-indonesia-negeri-jiran-termasuk-azk1TefI19.jpg Tentara Belanda. (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Dalam catatan sejarah, Indonesia pernah dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Pada masa penjajahannya, masyarakat Indonesia dibuat menderita dengan adanya eksploitasi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dilakukan Belanda, yang diiringi dengan berbagai kebijakan yang merugikan kaum pribumi.

BACA JUGA: 3 Perbedaan Sistem Penjajahan pada Kekuasaan VOC dan Setelah VOC, Nomor 1 Bikin Sengsara

Bukan hanya itu, banyak masalah kelaparan yang juga dialami masyarakat Indonesia kala itu. Tak cuma Indonesia yang pernah terjajah oleh Belanda. Melansir dari beberapa sumber, berikut merupakan negara-negara yang dijajah Belanda selain negara Indonesia.

1. India

India sejak dahulu dikenal sebagai negara yang kaya akan rempah-rempah. Kekayaan alam itulah yang membuat India menarik sehingga mendorong Belanda hingga Inggris untuk menguasai wilayah ini. Pada saat itu, Belanda menguasai dua kota penting di India, Suratte dan Bengal. Kota tersebut mereka gunakan sebagai kota perdagangan.

India dijajah oleh Belanda selama lebih dari 200 tahun, yaitu sejak 1605 hingga 1825. Kemudian di abad ke-19, Inggris berhasil merebut India dari Belanda. Kondisi ini berdampak juga pada penjajahan Belanda di Indonesia, kehilangan India membuat Belanda enggan melepaskan Indonesia. Belanda takut akan kehilangan potensi besar dalam sektor perdagangan.

BACA JUGA: 5 Negara yang Dikenal sebagai Penjajah, Nomor 2 Sejak Tahun 1492

2. Taiwan

Negara selanjutnya adalah Taiwan. Dalam melakukan penjajahan, Belanda tidak mengukur besar kecilnya suatu wilayah, mereka hanya memperhitungkan keuntungan yang akan mereka dapatkan. Taiwan sempat dijajah Belanda dari 1624 sampai 1662. Dalam masa itu, Belanda membangun Fort Zeelandia sebagai markas mereka di Taiwan. Selain itu, Belanda juga menjadikan Taiwan sebagai tempat perdagangannya dengan China dan meraup juga hasil alam tebu dan perdagangan kulit rusa.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

3. Brasil

Belanda menjajah Brasil setelah berhasil merebutnya dari Portugis. Penjajahan ini terjadi mulai tahun 1630 hingga 1654. Di kala itu, Belanda bersama dengan sekutu dagangnya, Dutch West Indies Company, menguasai wilayah strategis Brasil, dari Sergipe hingga Maranhao. Penguasaan ini merupakan pengeksploitasian kekayaan alam Brasil. Adapun kekayaan alam yang dieksploitasi adalah kopi, tebu, dan bijih besi.

4. Vietnam

Sama seperti Malaysia, Vietnam memiliki potensi industri sebagai produsen kain sutra. Oleh karena itulah Belanda ingin memonopoli perdagangan di Vietnam bersama dengan sekutu dagangnya, Dutch East India Company. Adapun usaha yang mereka lakukan ialah dengan menguasai kota pusat dagang Vietnam, yaitu Hanoi. Di kota tersebut banyak terjadi pertemuan antara pedagang Asia dengan Eropa. Kegiatan monopoli tersebut diawasi penuh oleh Belanda. Hal ini bertujuan agar Belanda mendapatkan profil penuh dari monopoli. Masa penjajahan Belanda di Vietnam berlangsung pada 1636 hingga 1699.

5. Malaysia

Negara tetangga Indonesia ini ternyata juga pernah terjajah oleh Belanda. Penjajahan Belanda di Malaysia bahkan terjadi selama dua kali. Kali pertama terjadi pada 1641-1795 dan kemudian Belanda berhasil menjajah Malaysia lagi pada 1818-1825. Alasan Belanda ingin menguasai wilayah Malaysia adalah karena wilayah yang cukup strategis serta adanya potensi perdagangan rempah dan sutra di wilayah tersebut.

6. Afrika Selatan

Belanda menjajah Afrika Selatan sejak 1652. Belanda sangat pintar memanfaatkan wilayah yang bernama Cape of Good Hope. Di saat orang lain beranggapan bahwa wilayah ini tidak berguna, mereka menjadikan Cape of Good Hope sebagai tempat pengisian bahan bakar dan juga tempat transit kapal Eropa yang ingin melanjutkan perjalanan ke Asia. Oleh karena itu, wilayah ini mendadak menjadi ramai dan berpeluang pula sebagai tempat perdagangan. Meskipun pada 1797 Afrika Selatan berhasil direbut Inggris, mulai 1802 Belanda berhasil menguasai wilayah ini lagi. Penjajahan Belanda bukan hanya berupa penguasaan wilayah. Belanda juga menjadikan warga Afrika Selatan sebagai budak dan mereka juga diperjualbelikan ke Eropa. Akhir penjajahan Belanda di Afrika Selatan terjadi pada 1806.

7. Suriname

Suriname dijajah oleh Belanda sejak 1668 hingga 1905. Penjajahan ini didasarkan oleh kepekaan Belanda atas potensi ekspor kekayaan alam Suriname, yakni tebu, kapas, dan kopi. Selama masa penjajahan yang panjang itu, masyarakat Suriname mengalami perbudakan yang mengerikan. Banyak dari mereka yang ditangkap dan kemudian dipekerjakan secara paksa. Bukan hanya melibatkan masyarakat Suriname, rupanya sebagian dari pekerja paksa tersebut merupakan orang-orang Jawa yang dibawa Belanda ke Suriname. Oleh karena itu, tidak heran apabila saat ini ada banyak orang di Suriname yang mampu menggunakan bahasa Jawa dalam kesehariannya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini