Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengusaha Kaya Raya Ini Berani Menentang Putin, Konsekuensinya Harus Tinggalkan Rusia

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 13 Agustus 2022 |18:37 WIB
Pengusaha Kaya Raya Ini Berani Menentang Putin, Konsekuensinya Harus Tinggalkan Rusia
Pengusaha kaya raya ini berani menentang Preside Rusia Vladimir Putin (Foto: BMI)
A
A
A

RUSIA - Boris Mints adalah salah satu dari segelintir pengusaha kaya Rusia yang berani menentang Presiden Rusia Vladimir Putin serta keputusannya menginvasi Ukraina.

Selama perang berlangsung, mayoritas figur terkemuka di negara itu memilih diam dan menghindari mengkritik Kremlin.

Menurut Mints, penyebabnya sederhana: “Mereka semua takut.”

Kremlin dikenal tidak segan menindak orang-orang yang kritis terhadap Putin, bahkan mengontrol konten di saluran berita Rusia.

Baca juga: Tuduh Cari Keuntungan, Rusia Hentikan Inspeksi Senjata Nuklir AS di Bawah Perjanjian Baru

Unjuk rasa tanpa izin juga telah dilarang di negara itu sejak 2014. Mints mengatakan “siapa pun” yang mengkritik Putin secara terbuka “patut khawatir akan keselamatan pribadi”.

Baca juga: Ancam Barat, Putin Gembar-gemborkan Rudal Nuklir yang Bisa Melesat 7.000 Meter per Jam

"Saya tidak berniat tinggal di shelter bom seperti yang dilakukan Putin,” terang Mints melalui wawancara email, kepada BBC.

Pria berusia 64 tahun itu meraup kekayaannya lewat perusahaan investasi O1 Group yang dia dirikan pada 2003, lalu dijual pada 2018.

Menurut Mints, “cara biasa” untuk menghukum pebisnis di Rusia karena “intoleran” terhadap rezim Putin adalah dengan “merekayasa kasus pidana terkait bisnis mereka”.

“Kasus pidana palsu itu tidak hanya berdampak pada pengusaha itu sendiri, tetapi juga keluarga dan karyawan-karyawannya,” terangnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement