Share

Terbang ke Pakistan, Sekjen PBB Galang Bantuan Internasional

Susi Susanti, Okezone · Kamis 08 September 2022 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 18 2663693 terbang-ke-pakistan-sekjen-pbb-galang-bantuan-internasional-5rGdu4jvvE.jpg Anak-anak mengungsi akibat banjir dahsyat Pakistan (Foto: AFP)

PAKISTAN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, pada Selasa (6/9/2022) sore, mengumumkan rencananya untuk terbang ke Pakistan pada Rabu (7/9/2022) waktu setempat. Kedatangannya ini untuk melihat langsung dampak banjir dahsyat yang telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, dan sekaligus menggalang bantuan internasional.

“Besok saya akan terbang ke Pakistan untuk mengungkapkan solidaritas mendalam dengan rakyat Pakistan dan memohon dukungan komunitas internasional. Saat ini kita membutuhkan bantuan yang sangat besar untuk mengatasi banjir dahsyat di negara itu," terangnya, dikutip VOA.

Baca juga: Jeritan Suara Hati Korban Banjir Dahsyat Pakistan, Berenang hingga 6 Jam Demi Cari Makanan

"Ada banyak perhatian pada perang di Ukraina, tetapi orang lupa bahwa ada perang lain yang kita hadapi. Perang terhadap alam ketika alam menyerang balik dan perubahan iklim mendorong kehancuran planet kita. Pakistan, Chad dan (wilayah) Tanduk Afrika mengalami kekeringan yang menyebabkan kelaparan. Semua hal ini merupakan ancaman besar bagi kita semua,” lanjutnya.

Baca juga: Banjir Pakistan Rusak Situs Warisan Dunia UNESCO Berusia 5.000 Tahun

Guterres akan berada di Pakistan pada 9 dan 10 September dan akan bertemu dengan para pejabat berwenang serta mengunjungi daerah-daerah yang terkena banjir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Seperti diketahui, banjir dahsyat menerjang Pakistan dan menewaskan sekitar 1.343 orang.  Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan pada Rabu, (7/9/2022), bahwa beberapa bagian Pakistan tampak “seperti laut”, setelah mengunjungi daerah-daerah yang dilanda banjir yang mencakup hingga sepertiga negara Asia Selatan itu.

Sebanyak 33 juta dari 220 juta populasi Pakistan telah terkena dampak banjir, yang disebabkan oleh perubahan iklim. Bencana ini telah menyebabkan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan kerugian setidaknya USD10 miliar (sekira Rp149 triliun).

Pemerintah telah meningkatkan pemberian uang tunai untuk korban banjir menjadi 70 miliar rupee Pakistan (sekira Rp4,6 triliun). Pihak berwenang juga akan membeli 200.000 tenda untuk menampung keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini