JAKARTA - Membangun ikatan pernikahan selama 20 tahun bukanlah hal yang singkat dan mudah. Pernikahan Soekarno dan Inggit mulai diterpa kehancuran karena Soekarno kembali jatuh cinta kepada Fatmawati.
Di Bengkulu lah awal mula Soekarno jatuh hati kepada gadis cantik bernama Fatmawati. Ayah Fatmawati adalah Hasan Din selaku teman Soekarno, dia juga bekerja sebagai pengurus Muhammadiyah.
BACA JUGA:Selain Didemosi Terkait Kasus Brigadir J, Briptu Sigid Mukti Diminta Ikuti Pembinaan
Dikutip dalam buku "Soekarno Fatmawati", Inggit memang sudah merasa bahwa suaminya akan jatuh hati lagi kepada gadis cantik. Hingga Inggit mengetahui bahwa suaminya sudah menjalin kisah cinta baru bersama Fatmawati.
Lantaran pada pernikahannya dengan Inggit tak memiliki anak. Secara terang-terangan Soekarno mengatakan bahwa dirinya akan menikahi Fatmawati dengan alasan keturunan.
BACA JUGA:Taliban: AS dan Afghanistan Barter Tahanan Usai Negosiasi Panjang
Mengetahui hal tersebut, Inggit menerimanya karena itu merupakan satu-satunya yang tidak bisa diberikan olehnya kepada Soekarno. Tampaknya, Soekarno tidak berniat untuk menceraikan Inggit melainkan untuk meminta restu agar bisa menikah untuk ketiga kalinya.
Soekarno berkata bahwa dia tidak tega terhadap Inggit karena dirinya terlalu baik untuk diceraikan. Namun, Soekarno sangat menginginkan memiliki anak dari keturunannya.
Tak ingin dimadu, akhirnya Inggit dan lebih memilih untuk bercerai dari Soekarno daripada harus dimadu.
"Aku orang Banjaran dari keluarga yang pantangannya adalah dimadu dalam keadaan bagaimanapun. Sudah aku jelaskan, kalau mau mengambil dia, ceraikanlah aku! Aku pantang dimadu!" kata Inggit dengan sangat menentang.