Share

Presiden Jokowi Lepas Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir di Pakistan

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 26 September 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 18 2675368 presiden-jokowi-lepas-pengiriman-bantuan-kemanusiaan-bagi-korban-banjir-di-pakistan-oWZrkxFHvX.jpg Foto: Dok. Kemlu RI.

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bergabung dengan masyarakat internasional memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di Pakistan. Hari ini, Senin, (26/9/2022) Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas bantuan kemanusiaan Indonesia melalui dua pesawat khusus dalam bentuk paket obat-obatan, tenda, pakaian, selimut, kantong tidur, kelambu, dan generator.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam baik atas nama pribadi dan juga atas nama rakyat Indonesia kepada saudara-saudara di Pakistan atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor. Presiden Jokowi juga menjanjikan penyaluran bantuan dana hibah sebesar USD1 juta dan akan mengirimkan tim medis ke Pakistan, demikian dilansir dari keterangan pers Kementerian Luar Negeri, Senin.

Tim Bantuan Kemanusiaan yang diberangkatkan ke Pakistan dengan dua pesawat Garuda hari ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhajir Effendi, dengan anggota tim Ketua Komisi 8 DPR RI Ashabul Kahfi, Kepala BNPB Letjen Suharyanto dan Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu serta perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Total bantuan hibah non-tunai dari Indonesia untuk Pakistan adalah senilai USD1,2 juta dengan berat tonase sekira 90 ton.

Saat ini Tim dari BNPB yang berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tengah melakukan assessment kebutuhan mendesak di lokasi yang terdampak banjir. Secara bersama-sama, ketiga institusi tersebut telah mengambil beberapa inisiatif pengumpulan bantuan kemanusiaan bagi Pakistan dari berbagai segmen di masyarakat Indonesia, termasuk dari BUMN, pengusaha dan masyarakat sipil.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam kesempatan terpisah, KBRI Islamabad dan KJRI Karachi juga telah mengambil inisiatif menggalang bantuan kemanusiaan bersama para pelajar Indonesia dan diaspora Indonesia di Pakistan. Telah disalurkan bantuan sebesar 1.8 juta Pakistan Rupees atau Rp. 113 juta melalui Pakistan Red Crescent Society (PRCS). Relawan Indonesia dari Dompet Duafa juga telah membangun 2 rumah di salah satu lokasi banjir di Provinsi Sindh.

Banjir bandang di Pakistan telah mengakibatkan korban lebih dari 1.600 orang tewas, dan menenggelamkan sepertiga wilayah Pakistan. Sekira 33 juta orang terdampak banjir “monsoon steroid" yang disebut Sekjen PBB sebagai “climate carnage", termasuk 650.000 ibu hamil (73.000 di antaranya akan melahirkan). Kerusakan akibat banjir ditaksir mencapai USD30 miliar di mana 2 juta rumah rusak, dan kerusakan fasilitas umum seperti 23.900 sekolah, 1.460 fasilitas kesehatan, dan kerusakan jalan sepanjang 13.000 km. Lebih dari 2 juta hektar lahan pertanian juga tersapu Para pengungsi mulai terancam penyakit paska banjir seperti DBD, malaria, dan diare.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini