Share

Biadab! Pemuda 17 Tahun Bunuh Tetangganya Sendiri yang Masih 11 Tahun

Widori Agustino, iNews · Selasa 27 September 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 610 2676011 biadab-pemuda-17-tahun-bunuh-tetangganya-sendiri-yang-masih-11-tahun-2WZ0TcCE2V.JPG Pemuda pembunuh di OKU (Foto: MPI)

BATURAJA - Nahas dialami RR (11) tahun warga Desa Karang Endah Kecamatan Baturaja Barat Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan harus merenggang nyawa setelah dipukul oleh tetangganya sendiri yakni MS (17) menggunakan sepotong balok kayu di kediamanya pada Sabtu lalu.

Kejadian itu terungkap setelah, jajaran Polres OKU menangkap terduga pelaku yang diketahui masih di bawah umur dan parahnya merupakan tetangga korban sendiri.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo menjelaskan kejadian tewasnya korban bermula atas kasus pencurian tersangka MS yang sedang bersama saksi Jalil sedang berada di sebuah panglong kayu yang bersebelahan dengan rumah korban (RR). Tersangka lalu numpang buang air kecil di belakang rumah korban dan melihat pintu rumah korban yang sedang terbuka.

"Dari situlah timbul niat tersangka untuk melakukan Pencurian dengan cara masuk dari pintu dapur. Dan di saat bersamaan keluarlah korban dan berteriak hingga pelaku panik dan melihat ada sepotong kayu dan mengambilnya seraya memukul kan ke bagian belakang korban," jelas Kapolres saat pers rilis pada Senin (27/9/2022).

Dijelaskanya karena korban masih berupaya Kabur sambil berteriak, tersangka mengejar korban hingga ke kamarnya. Di kamar, tersangka kembali melakukan pemukulan terhadap korban hingga menyebabkan korban tersungkur.

"Korban dipukul di bagian tangan, leher dan kepala sehingga korban tersungkur. Setelah nya tersangka mengambil handphone milik korban serta uang tunai senilai Rp.550.000,- dan keluar Kembali melalui pintu belakang rumah korban dan kabur," lanjut Kapolres.

Meski telah mendapat pertolongan, sambung Kapolres nyawa korban tetap tidak terselamatkan. Pada Senin (26/9/2022) sekira pukul 09.00 WIB korban meninggal dunia di rumah sakit Antonio Baturaja.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Namun tetap tidak tertolong dan meninggal dunia. Atas kasus ini tersangka di jerat dengan pasal 365 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tambahnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.128.000, 1 buah HP samsung Galaxy A03 warna hitam, 2 buah nota pembayaran dari counter murni celluler, 1 buah tas selempang, 1 buah baju kaos warna biru, 2 helai celana Levis pendek, serta 1 Nuha kotak HP.

Sementara tersangka sendiri mengaku tega menghabisi nyawa korban lantaran panik melihat korban berteriak saat mengetahui ulahnya. Pelaku sendiri mengaku sempat mengejar korban dan memukul dengan kayu yang kebetulan ada disekitarnya kepada korban pada bagian kepala leher dan lainya.

"Saya panik korban berteriak laku saya pukul saja dengan kayu dan saya kejar lalu dia pingsan saya kabur keluar rumah, " Katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini