Share

Melihat Kekuatan Nuklir Rusia, 6.400 Hulu Ledak Siap Ditembak dari Darat, Laut, dan Udara

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 28 September 2022 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 18 2676920 melihat-kekuatan-nuklir-rusia-6-400-hulu-ledak-siap-ditembak-dari-darat-laut-dan-udara-Lt2rcb8eht.jpg Foto: Reuters.

LONDON - Presiden Vladimir Putin mengeluarkan peringatan bahwa dia siap menggunakan senjata nuklir untuk membela Rusia di tengah perang di Ukraina. Peringatan itu memunculkan pertanyaan: apakah Putin menggertak.

Meski Putin mengatakan bahwa peringatannya bukan gertakan, pendapat di Barat terbelah, dengan salah satu pihak meyakini bahwa pemimpin Rusia itu bisa menggunakan satu atau lebih senjata nuklir taktis yang lebih kecil untuk mencoba mencegah kekalahan militer, melindungi kepresidenannya, menakut-nakuti Barat atau mengintimidasi Ukraina agar menyerah.

BACA JUGA: 4 Wilayah Ukraina Gelar Referendum Gabung Rusia, Pengamat: Putin Beri Ultimatum Perang Nuklir!

Setelah referendum di empat wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina berlangsung, kekhawatiran akan penggunaan nuklir semakin tinggi, terlebih Kremlin kini memiliki “pembenaran” untuk menggunakannya jika nantinya wilayah-wilayah tersebut memutuskan bergabung dengan Rusia dan diserang.

Bahkan, pengamat mengatakan bahwa referendum tersebut bisa dianggap sebagai “ultimatum perang nuklir” dari Putin.

“Semua yang terjadi hari ini adalah ultimatum yang benar-benar tegas kepada Ukraina dan Barat,” kata Tatiana Stanovaya, pakar politik Kremlin sebagaimana dilansir Guardian.

"Entah Ukraina mundur atau akan ada perang nuklir."

Selain Amerika Serikat (AS), Rusia adalah negara dengan jumlah senjata nuklir terbesar di dunia, dilaporkan memiliki setidaknya 6.400 hulu ledak yang siap dikerahkan.

BACA JUGA: Kehebatan Senjata Nuklir Rusia, Bisa Membunuh Miliaran Orang dalam Beberapa Menit

Triad nuklir Rusia yakni darat, udara, air difokuskan terutama pada Pasukan Roket Strategis, yang terpisah dari militer Rusia. Unit ini bertanggung jawab atas rudal balistik antarbenua Rusia, yakni sekira 310 orang yang dapat membawa hingga 1.189 hulu ledak nuklir.

Menurut laporan Bulletin of Atomic Scientists, Komponen maritim dari triad nuklir Rusia difokuskan pada sekitar sepuluh kapal selam, terutama dari kelas Delta dan Borei. Kekuatan kapal selam nuklir Rusia dapat memuat sekira 624 hulu ledak nuklir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Komponen udara bertumpu pada pesawat pembom Tu-160 Blackjack dan Tu-95MS Bear, yang dapat membawa 12 hingga 16 rudal jelajah AS-15 yang dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir. Rusia juga memiliki pesawat tempur siluman Su-57 PAK-FA untuk mendukung pengiriman nuklir ke sasaran.

Putin memegang kendali pengerahan nuklir Rusia, dengan koper nuklir yang dapat digunakan sewaktu-waktu.

Koper nuklir ini terlihat seperti koper biasa, tetapi di dalamnya ada tombol merah dan putih yang dapat digunakan untuk memerintahkan serangan nuklir. Menurut media Rusia, koper ini hanya bisa dibuka melalui kode. Tidak hanya itu, koper juga tetap di bawah perlindungan keamanan yang ketat selama 24 jam.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini