Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Satu-Satunya Kerajaan Meksiko yang Tak Pernah Dijajah Aztec, Begini Rahasianya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 18 November 2022 |06:02 WIB
Kisah Satu-Satunya Kerajaan Meksiko yang Tak Pernah Dijajah Aztec, Begini Rahasianya
A
A
A

"Itu adalah cara umum untuk membicarakan P'urhépecha dan sejarah mereka, tapi itu pun karena kita tahu bahwa P'urhépecha sama kuatnya dengan Aztec," ujarnya.

Montesinos berkata, Aztec pernah mencoba melawan P' urhépecha, tapi akhirnya tidak bisa mengalahkan mereka.

Berdiri tegak dan kuat dengan tinggi sekitar 1,4 meter, nenek buyut P'urhépecha saya adalah seorang penatua komunitas dan tinggal di sebuah bangunan lapuk yang terbuat dari dinding semen dan barang-barang sederhana.

Dia bisa berbicara dalam bahasa yang terancam punah, ciri yang memudar di negara di mana bahasa Spanyol adalah bahasa resmi.

Dari perkiraan populasi Meksiko yang berjumlah 128,9 juta orang, 124,8 juta di antaranya adalah penutur bahasa Spanyol. Hanya 175.000 orang yang dapat berbicara dalam bahasa P'urhépecha. Mereka semua tinggal di negara bagian Michoacán.

Saat kami berbincang di dapur nenek buyut saya, saya mempelajari semuanya, dari caranya memasak tanpa listrik atau kompor, deretan hidangan yang terbuat dari barro (tanah liat terakota merah), dan lubang batu dalam di tengah ruangan tempat dia menyiapkan pot besar nixtamal, biji jagung yang diproses dengan cara khusus untuk membuat tortilla de maíz.

Bersemangat tentang pengetahuan baru tentang leluhur, saya bertanya kepada nenek Juana ke mana saya bisa pergi untuk mempelajari lebih lanjut tentang peninggalan P'urhépecha. Dia mengaduk makanan dan menatap paman saya dengan penuh wibawa saat dia berkata dalam bahasa Spanyol, "Bawa dia ke Pátzcuaro."

Sehari kemudian, kami berada di lembah Danau Pátzcuaro. Saya, paman, bibi, dan sepupu saya, menatap kagum pada sederet monumen yang telah dibangun nenek moyang kami untuk menghormati beberapa dewa, antara lain dewa matahari mereka, Curicaueri.

Antara abad ke-14 dan awal abad ke-16, P'urhépechas mendominasi Meksiko barat dengan perkiraan populasi lebih dari satu juta orang. Tzintzuntzan adalah ibu kota mereka, tempat irecha, atau penguasa, tinggal.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement