Share

Semakin Tegang, Polisi China Akan Menyeret dan Menggantung Kaki Pengunjuk Rasa Protes Covid

Nadilla Syabriya, Okezone · Rabu 30 November 2022 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 18 2717895 semakin-tegang-polisi-china-akan-menyeret-dan-menggantung-kaki-pengunjuk-rasa-protes-covid-32W874tPF4.jpg Pengunjuk rasa melakukan protes Covid-19 di China (Foto: AP)

CHINA - Polisi dan pengunjuk rasa kian bersitegang akibat protes Covid China pada Minggu (27/11/2022). Bahkan, pihak keamanan tak segan akan menyeret dan menggantung kaki jika mereka tak berhenti.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pengunjuk rasa sekaligus korban bernama Chen. Sebelumnya ia mendengar bahwa polisi telah menangkap beberapa orang pada barisan depan. Berhubung Chen berdiri dibarisan belakang ia menganggap itu aman.

Namun, tiba-tiba beberapa polisi terlihat menerobos barisan dan menyeret pengunjuk rasa tanpa pandang bulu. Kemudian, mereka diarahkan untuk menaiki sebuah bus.

“Mereka menangkap dan menggantung kaki saya secara terbalik,” kata Chen seperti dikutip Radio Free Asia.

Baca juga: Polisi China Mulai Buru Warga yang Protes Covid, Dibawa ke Kantor Polisi dan Tanda Tangani Kesepakatan

“Saya meletakkan tangan saya di tanah, dan ada darah di tangan dan wajah saya. Saat itu saya berpikir, 'yah, saya tidak akan bisa keluar dari sini,' dan kemudian mereka memasukkan saya ke dalam bus,” tambahnya.

Baca juga: Protes Covid China Ricuh, Warga Bentrok dengan Polisi Anti Huru Hara yang Pakai Baju Hazmat

Lebih lanjut, Chen mengatakan dia juga menyaksikan pemukulan terhadap seorang perempuan yang mencoba menolak dibawa ke bus. Perempuan itu juga digantung terbalik seperti Chen sebelum dimasukkan ke dalam bus.

"Sekitar selusin petugas polisi mendorong wanita ini ke tanah dan memukulinya. Wanita itu berjuang mati-matian (menolak dibawa ke bus). Kemudian mereka menggantung wanita itu terbalik (seperti yang mereka lakukan terhadap saya) dan lebih dari selusin dari mereka membawanya ke bus,” ungkapnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Meskipun sempat ditahan, Chen berhasil kabur dengan melompat dari bus saat polisi sedang sibuk menyeret pengunjuk rasa lain. Sepatu dan kacamatanya tertinggal saat melarikan diri, ia hanya berjalan dengan kaus kaki sambil bersembunyi sebelum akhirnya pulang ke rumah.

Atas kejadian tersebut, Chen mengaku masih sangat trauma. Bahkan, ia sampai mengabari temannya jika terjadi sesuatu padanya di kemudian hari.

"Saya memberi tahu seorang teman bahwa saya akan menghubunginya setiap hari sehingga dia tahu bahwa saya baik-baik saja dan bahwa dia akan mencuit detail pribadi saya jika suatu hari dia tidak mendengar kabar dari saya," ucap Chen.

Semua pengunjuk rasa yang diwawancarai oleh wartawan berbagi ketakutan yang sama. Mereka memilih untuk tidak menggunakan suara asli mereka di televisi maupun radio.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini