Share

PVMBG Ungkap Guguran Awan Panas Semeru Akibat Letusan hingga 50 Kali Sehari

Ervand David, iNews · Senin 05 Desember 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 519 2720698 pvmbg-ungkap-guguran-awan-panas-semeru-akibat-letusan-hingga-50-kali-sehari-z5DQ2Aehnh.jpg Gunung Semeru (Foto : Antara)

BANDUNG - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) langsung menaikan status Gunung Semeru dari Siaga menjadi Awas. Status dinaikkan usai gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meletus dan menyemburkan awan panas pada Minggu 4 Desember 2022.

Selain itu, PVMBG juga menyebut erupsi ini disebabkan oleh aktivitas vulkanik. Dalam satu hari terjadi erupsi kecil sebanyak 20 hingga 50 kali. Hal ini menyebabkan kawah Gunung Semeru dipenuhi tumpukan material vulkanik.

Sehingga dalam kondisi yang tidak seimbang, ditunjang dengan lereng yang curam dan tinggi menyebabkan guguran awan panas disertai material vulkanik menyembur ke atas dengan ketinggian 1.500 meter.

Selain itu, guguran awan panas ini bersuhu 400 hingga 800 derajat celcius dengan kecepatan 200 Km per jam. Daerah yang terdampak sendiri yaitu lembah Sungai Kobokan, Sungai Lanan dan daerah Lumajang.

 Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Badan Meteorologi Jepang Tegaskan Tak Ada Ancaman Tsunami

Koordinator Gunung Api PVMBG Badan Geologi, Oktory Prambada mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi penerbangan terkait larangan melintasi jalur di sekitar Gunung Semeru.

Follow Berita Okezone di Google News

“Selain itu, masyarakat juga diimbau agar menjauhi sekitar gunung dengan radius 8 Km dan 19 Km ke arah tenggara,” ucapnya, Senin (5/12/2022).

PVMBG juga menyebut guguran awan panas masih terus berpotensi dan lebih berbahaya dari erupsi. Masyarakat diminta agar tidak mendekati radius berbahaya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini