Share

Dikeroyok OTK, Ketua Relawan Anies di Bukittinggi Babak Belur

Wahyu Sikumbang, iNews · Selasa 03 Januari 2023 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 03 340 2739025 dikeroyok-otk-ketua-relawan-anies-di-bukittinggi-babak-belur-M1JAVjbIiF.jpg Relawan Anies Baswedan Bukittinggi jadi korban pengeroyokan (Foto: Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI - Ketua Relawan Anies Baswedan Bukittinggi, Sumatera Barat dikeroyok orang tak dikenal (OTK) hingga tak sadarkan diri. Bahkan, salah seorang pelaku perempuan bahkan naik ke lantai dua rumah dan menyerang istri korban.

Kejadian tersebut direkam oleh istri korban Yusmina. Ia merekam wajah perempuan, salah seorang pelaku dugaan penganiayaan terhadap relawan Anies Baswedan, Idris Sanur (56). Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Jalan Pendidikan SMP 2 Bukittinggi.

 BACA JUGA: Polres Malang Akan Panggil Ponpes An-Nur 1 Dalami Dugaan Pengeroyokan Santrinya

Korban Idris Sanur yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Rumah Gadang Anies Baswedan dikeroyok tiga orang pelaku hingga tak sadarkan diri. Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi.

Istri korban, Yusmina (32) menyebutkan, peristiwa terjadi di rumah yang sekaligus toko bangunan milik korban Idris Sanur pukul 15.30 WIB, Senin 2 Januari 2023 sore.

Tiga orang datang ke toko lalu terdengar suara ribut dengan korban Idris Sanur. Saat itu, istri korban Yusmina dan anak-anaknya berada di lantai dua.

 BACA JUGA:Korban Pengeroyokan di Samping Kodim Kota Sukabumi Dinyatakan Meninggal Dunia di RS

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Istri korban mengamankan anak-anak mereka ke kamar, lalu memeriksa kondisi suaminya melalui monitor CCTV. Mereka kaget melihat suaminya terkapar di dekat para pelaku.

"Lihat mereka sudah mulai mengeroyok pak haji, saya harus turun kata saya. Pas mau turun tangga perempuan itu menyerang saya ke atas. rupanya pak haji sudah tumbang. Yang saya lihat yang mengeroyok tiga orang, dua pukul pak haji terus yang satu lagi perempuan ambil sendok semen pukul kepala pak haji sampai robek," kata Yusmina.

"Siapa orangnya saya tidak tahu, saya sudah buat laporan polisi, semoga orangnya cepat ditangkap, yang tahu jelas siapa orangnya itu pak haji, tapi beliau belum bisa ditanyai siapa-siapanya," imbuhnya.

Korban Idris Sanur mengalami luka di kepala dan sekujur tubuhnya dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi.

Belum diketahui motif para pelaku, sementara istri korban telah melaporkan kasus ini ke polisi. Peristiwa yang dialami korban sontak mengagetkan relawan Anies lainnya.

Ketua Jaringan Relawan Nasional Anies (Jarnis) Sumatera Barat, Dedi Suherdi saat membesuk, memastikan kondisi korban cukup parah hingga kesulitan berbicara.

"Itu cukup parah, walau luka luar tapi beliau tidak bisa beraktivitas, bibir tidak bisa bicara, tertutup, seolah-olah ini untuk membuat bungkam. Kan relawan ini butuh bicara apalagi ketua, sekarang tidak bisa bicara," ujar Dedi.

"Kita dari Jarnis, saya Ketua Sumbar memperlihatkan peduli sesama relawan, jika ini politik ada apa ini? kok relawan Anies dikeroyok? ada persoalan apa intisarinya? korban belum bisa ditanyai, hanya bisa mengangguk dan menggeleng atau mengetik di ponsel. Kita biarkan dulu beliau untuk dirawat di rumah sakit," imbuhnya.

Sebagai orang politik di Bukittinggi, korban Idris Sanur dikenal cukup vokal dan kritis. Sementara sebagai pebisnis, korban dikenal kerap bermasalah dengan utang piutang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini