Di samping itu, keluarganya merasa senang kehidupan Tiko sudah mulai membaik. Dimungkinkan, ke depan keluarga besar Herman akan berkomunikasi dengan Tiko baik bertemu atau melalui telepon.
"Mendapat hal-hal gitu (rezeki) kita ikut senang yang tadinya hidup susah dan sekarang mendapat kebaikan ya Alhamdulillah, kita ikut senang. Tapi tolonglah diperbaiki jangan bilang ayah saya meninggalkan, malah ibu kamu yang menyuruh ayah saya keluar dari rumah harusnya begitu, memberikan berita yang benar ya semoga berubah," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Tiko sempat merawat sang ibu yang diduga mengalami depresi selama 12 tahun di rumah mewahnya yang terbengkalai tersebut.
Eny diduga mengalami depresi sejak ditinggalkan oleh suaminya pada 2010. Sementara untuk bertahan hidup di rumah tanpa air dan listrik, Tiko dan Ibunya menadah air hujan untuk mandi dan masak.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.